Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Pertamina Dorong Pemberdayaan Perempuan Pesisir Manggis Lewat Pelatihan Jamu Herbal
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Manggis melalui Program Kencana Manggis (Kecamatan Tanggap Bencana Manggis) berkolaborasi dengan Rumah BUMN Klungkung menggelar Pelatihan Jamu Herbal Warisan Sehat Nusantara pada Jumat (31/10) di Kantor Kecamatan Manggis.
Kegiatan ini menyasar kelompok perempuan pesisir sebagai langkah pemulihan sosial ekonomi pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut.
Pelatihan diikuti oleh Kelompok Wanita Nelayan dan Kelompok Wanita Tani dari berbagai desa di Kecamatan Manggis, serta Ibu-Ibu PKK yang tergabung dalam Sekolah Lapang Perempuan Pesisir. Program ini dirancang untuk membuka peluang usaha baru berbasis rempah dan tanaman herbal lokal yang mudah dikelola, berisiko rendah, dan berkelanjutan.
Materi pelatihan mencakup pengenalan jenis rempah herbal, manfaat kesehatan jamu tradisional, teknik peracikan higienis, hingga strategi kemasan dan pemasaran. Peserta juga dibekali pemahaman pentingnya menjaga standar produksi agar produk jamu dapat diterima pasar dengan baik.
Senior Supervisor HSSE, Budi Yulianto, menegaskan bahwa Program Kencana Manggis merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan masyarakat.
“Pemulihan pasca bencana tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga pemulihan mental, ekonomi, dan keberdayaan masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong perempuan pesisir agar semakin percaya diri, mandiri, dan mampu beradaptasi dalam berbagai situasi,” ujarnya.
Dukungan serupa juga disampaikan perwakilan Rumah BUMN Klungkung, Sri Widianti, yang menilai pelatihan ini berperan penting dalam memperkuat ekonomi keluarga.
“Pemberdayaan perempuan merupakan pondasi penting dalam proses pemulihan ekonomi keluarga setelah bencana. Melalui pelatihan jamu herbal ini, kami ingin mendorong perempuan pesisir untuk kembali berdaya dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada di sekitar mereka. Tren gaya hidup sehat saat ini membuka peluang besar bagi produk jamu tradisional untuk berkembang menjadi usaha yang bernilai jual tinggi. Rumah BUMN Klungkung siap mendampingi proses pengembangan usaha, khususnya dalam aspek produksi, branding, dan pemasaran digital,” tuturnya.
Ketua Kelompok Wanita Tani Satya Luih Lestari, Ni Made Suma Mergantini, turut merasakan manfaat besar dari pelatihan ini.
“Pelatihan ini memberi kami kepercayaan diri baru untuk bangkit. Ternyata bahan-bahan herbal yang ada di sekitar kita bisa diolah menjadi minuman kesehatan yang bernilai ekonomi. Kami berharap ke depan bisa memproduksi secara berkelompok dan menjadikannya usaha yang dapat membantu perekonomian keluarga,” ujarnya.
Selama sesi praktik, peserta tampak antusias mengikuti proses meracik jamu, mulai dari pengolahan bahan, peracikan rasa, hingga simulasi pemasaran sederhana.
Secara terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan pesisir sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs).
“Pertamina berkomitmen untuk terus mendukung pemulihan dan kemandirian masyarakat melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan. Pemberdayaan perempuan pesisir ini merupakan langkah konkret untuk membangun ketahanan sosial ekonomi masyarakat pasca bencana sekaligus menjaga warisan budaya bangsa melalui pengolahan jamu tradisional,” ungkapnya.
Melalui program ini, Pertamina IT Manggis dan Rumah BUMN Klungkung menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan ekonomi lokal sekaligus melestarikan pengobatan tradisional sebagai bagian dari “Warisan Sehat Nusantara”.
Editor: Redaksi
Reporter: Pertamina
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3746 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1681 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang