Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pesan Wanita Panggilan, Pria di Kuta Selatan Mengaku Jadi Korban Penipuan

Rabu, 3 Juni 2026, 17:26 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pesan Wanita Panggilan, Pria di Kuta Selatan Mengaku Jadi Korban Penipuan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Polsek Kuta Selatan bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 terkait dugaan tindak pidana penipuan di wilayah Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Rabu (3/6/2026).

Laporan tersebut diterima pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 Wita dari seorang pelapor berinisial TG. Pengaduan yang masuk dikategorikan sebagai dugaan kasus penipuan yang terjadi di kawasan Jalan Siligita, Benoa.

Kapolsek Kuta Selatan AKP Muhammad Said Husen menjelaskan, berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, pelapor mengaku mengalami kerugian setelah melakukan transaksi melalui media komunikasi untuk memesan jasa perempuan panggilan.

"Berdasarkan keterangan pelapor dalam laporan 110, dugaan penipuan bermula saat pelapor menghubungi seseorang melalui media komunikasi untuk memesan jasa perempuan panggilan," jelasnya, Rabu (3/6/2026) di Badung.

Menurut keterangan yang diterima kepolisian, setelah terjadi kesepakatan antara kedua pihak, pelapor diminta mentransfer sejumlah uang sebagai syarat pemesanan layanan. Namun setelah pembayaran dilakukan, layanan yang dijanjikan tidak kunjung terealisasi.

Selain itu, pihak yang menerima pembayaran disebut sulit dihubungi sehingga pelapor merasa telah menjadi korban penipuan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Kuta Selatan langsung diterjunkan ke lokasi yang disebutkan dalam laporan untuk melakukan pengecekan dan pendalaman awal.

"Menindaklanjuti pengaduan tersebut, Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Kuta Selatan segera meluncur ke lokasi guna melakukan pengecekan dan pendalaman awal. Namun setibanya di TKP, petugas tidak menemukan pelapor di lokasi dan identitas pelapor juga belum dapat dipastikan karena nomor telepon yang tertera dalam laporan tidak aktif saat dihubungi," terangnya.

Meski demikian, kepolisian tetap melakukan langkah-langkah awal guna memastikan kebenaran laporan yang diterima serta mengantisipasi kemungkinan adanya korban lain dengan modus serupa.

AKP Muhammad Said Husen menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat 110 akan ditindaklanjuti secara cepat sebagai bagian dari komitmen pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang marak terjadi melalui media komunikasi maupun transaksi daring.

Pihak kepolisian mengingatkan agar masyarakat tidak mudah mentransfer uang kepada pihak yang identitas maupun legalitasnya belum jelas, terutama dalam transaksi yang dilakukan secara online tanpa pertemuan langsung.

Selain meningkatkan kewaspadaan, masyarakat juga diminta segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan atau mengalami dugaan tindak pidana penipuan agar dapat segera ditindaklanjuti.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami