Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Petani di Busungbiu Kehilangan 45 Kg Cengkih, Polisi Selidiki Dugaan Pencurian
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang petani di Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, kehilangan 45 kilogram cengkih kering yang disimpan di dalam rumahnya. Pelaku diduga memanfaatkan kondisi rumah yang kosong ketika pemilik bersama keluarganya sedang memetik cengkih di kebun.
Unit Reskrim Polsek Busungbiu kini melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian yang menyebabkan korban mengalami kerugian sekitar Rp6 juta.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengatakan petugas telah mendatangi lokasi kejadian guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal serta mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi.
"Anggota Polsek Busungbiu sudah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan informasi terkait dugaan pencurian tersebut," ujar Yohana saat dikonfirmasi, Rabu (29/7).
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (26/7) sekitar pukul 12.00 Wita di rumah milik Putu Suana yang berlokasi di Banjar Dinas Bukit Telu, Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu.
Korban, Nengah Redika (39), saat itu tengah memetik cengkih bersama istrinya di kebun. Sang istri kemudian pulang lebih dahulu untuk makan siang. Namun, setibanya di rumah, ia mendapati pintu depan sudah dalam kondisi terbuka.
Setelah memeriksa isi rumah, korban mengetahui cengkih kering yang disimpan di dalam kamar telah hilang. Selain hasil panen, sebuah telepon genggam yang sedang diisi daya juga ikut dibawa pelaku.
"Setelah dicek ke dalam kamar, cengkih kering yang disimpan di pojok kamar sebanyak kurang lebih 45 kilogram sudah hilang. Satu unit telepon genggam Oppo A3X yang sedang diisi daya juga ikut raib," kata Yohana.
Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp6 juta.
"Dari laporan yang diterima, kerugian korban diperkirakan mencapai sekitar Rp6 juta," jelasnya.
Hasil penyelidikan awal mengungkap, sebelum berangkat ke kebun korban sempat meminta anaknya untuk menjaga rumah. Namun, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong karena anak korban pergi bermain sehingga diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.
"Korban sebelumnya meminta anaknya menjaga rumah. Namun, saat kejadian rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong karena anak korban pergi bermain," ungkap Yohana.
Meski polisi telah melakukan pengecekan di lokasi kejadian dan mengumpulkan informasi awal, hingga kini korban belum mengajukan laporan resmi ke Polsek Busungbiu.
"Hingga saat ini korban belum membuat laporan resmi ke Polsek Busungbiu. Meski demikian, anggota tetap melakukan pengecekan di lokasi untuk mengumpulkan informasi awal," tutupnya.
Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp6 juta.
"Dari laporan yang diterima, kerugian korban diperkirakan mencapai sekitar Rp6 juta," jelasnya.
Berdasarkan penyelidikan awal, sebelum berangkat ke kebun korban sempat meminta anaknya menjaga rumah. Namun, rumah kemudian ditinggalkan dalam keadaan kosong karena anak korban pergi bermain.
"Korban sebelumnya meminta anaknya menjaga rumah. Namun, saat kejadian rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong karena anak korban pergi bermain," ungkap Yohana.
Meski telah dilakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP), hingga kini korban belum membuat laporan resmi ke Polsek Busungbiu.
"Hingga saat ini korban belum membuat laporan resmi ke Polsek Busungbiu. Meski demikian, anggota tetap melakukan pengecekan di lokasi untuk mengumpulkan informasi awal," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5754 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4590 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2550 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2196 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan