Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Pilkel Perancak, Jagoan PDIP keok lagi
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pelaksanaan Pilkel Perancak Minggu (21/4) dijaga ketat aparat kemanan dari Polsek Mendoyo dan Polres Jembrana. Sedikitnya 100 personil diterjunkan baik yang berpakaian dinas maupun yang berpakaian preman untuk mengamankan jalannya pemungutan dan penghitungan suara yang bertempat di Kantor Desa Setempat.
Pengamanan ekstra ketat ini dilakukan adalah untuk mengantisipasi kemungkinan tindakan yang tidak diinginkan pasca perhitungan suara, mengingat suhu politik di
Desa Perancak sebelum pelaksanaan Pilkel sempat memanas.
Dalam Pilkel Perancak tercatat sebanyak 2.961 pemilih dan terbagi menjadi lima TPS. Namun yang hadir memberikan hak suaranya dalam pilkel tersebut adalah sebanyak 2681 pemilih. Sedangkan 280 orang tidak hadir memberikan suaranya. Suara tidak sah dalam pemungutan suara tersebut sebanyak 13 suara.
Pilkel Perancak sendiri diikuti oleh dua calon perbekel yakni I Ketut Suastika Yasa sebagai calon incumbent dengan nomer urut 1 dan I Nyoman Wijana yang merupakan mantan anggota Polri dengan nomer urut 2.
Dari hasil penghitungan suara, ternyata calon nomer urut 2 yakni I Nyoman Wijana berhasil menumbangkan calon incumbent yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PAC PDI-P Jembrana.
Baca juga:
Viral Konten Siswi SMPN 2 Kerambitan, Sekolah Diingatkan Aturan Penggunaan Gadget Pada Guru
Dengan prolehan 1364 suara untuk Wijana sedangkan Suastika hanya mampu mengumpulkan 1304 suara.
Sementara itu Wijana yang berhasil menyingkirkan jagoan dari PDIP Ketut Suastika Yasa saat dimintai tanggapannya setelah perhitungan suara mengatakan, dirinya sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat kepada dirinya." berjanji kedepanya akan menjadi pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat Desa Perancak,"ungkapnya. (Jsp)
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli