Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Pipa PDAM Putus, BPBD Jembrana Salurkan 250 Ribu Liter Air Bersih
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Krisis air bersih dialami sejumlah warga di Jembrana. Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana sudah ada sekitar 250.000 liter air bersih yang distribusikan kepada warga yang membutuhkan.
Air bersih lebih banyak didistribusikan kepada mereka yang aliran airnya putus karena diterjang banjir bandang.
"Sudah ratusan ribu liter yang kita (pemerintah) salurkan ke warga pascabencana minggu lalu," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, Sabtu (29/10/2022).
Dia melanjutkan, pihaknya berkoordinasi dengan dinas terkait pemilik tangki air untuk distribusi. Dia mencontohkan, khusus untuk PMI saja sudah mendistribusikan 55.000 liter air bersih ke seluruh Jembrana.
Baca juga:
PDAM Tabanan Kebut Perbaikan Jaringan
Agus menegaskan, jika masyarakat membutuhkan air bersih tinggal koordinasi kepada pihak aparat wilayah atau desa setempat untuk disampaikan ke pemerintah daerah.
Salah satu daerah yang mengalami krisis air bersih yaitu di Banjar Kedisan Desa Yeh Embang Kauh Kecamatan Mendoyo Jembrana. Puluhan warga tampak bergantian menyerahkan alat penampung air seperti ember, tong jerigen dan lainnya agar mendapat bagian air bersih. Sebab, kata dia, sebanyak 165 KK di Banjar Kedisan, desa setempat kesulitan air bersih alias krisis sejak sepekan terakhir.
Krisis air bersih ini sudah terjadi sejak sepekan lalu pascabanjir bandang, mengakibatkan pipa jaringan air bersih putus.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 540 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 507 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 369 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 315 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun