Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
PNS Ikut Tim Sukses
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Bola aspirasi serta kritikan masyarakat semakin mencuat ke permukaan. Kali ini, PNS (Pegawai Negeri Sipil) ataupun pejabat di jajaran Pemkab Gianyar yang terlibat menjadi tim sukses mulai menuai kritikan pedas.
Kritikan itu sendiri muncul dari salah satu tokoh pengamat pendidikan, Dewa Made Subrata, pria asal Tegal Tugu, Gianyar ini dengan pedas mengkritik PNS yang ikut-ikutan menjadi tim sukses.“PNS itu merupakan institusi netral, kok ikut-ikutan jadi tim sukses, situasi ini khan membuat suasana tak nyaman,“ ungkapnya.
Bukan hanya itu, selama ini dalam UU No 32 Tahun 2004 utamanya pasal 79 ayat 4 serta PP no 6 tahun 2005 tentang pengangkatan dan pemberhentian Kepala Daerah utamanya pasa pasal 62 telah jelas disebutkan kalau pasangan calon tak boleh melibatkan PNS sebagai Jurkam termasuk didalamnya tim sukses.
“Jika UU saja dilabrak dan tak dihiraukan apalagi rakyat, ini sangat berbahaya,“ ungkapnya.
Lebih jauh, sambung Subrata yang juga salah satu Dosen pendidikan sejarah mengatakan selama ini dirinya sangat menyayangkan kalau demokrasi politik di Kabupaten Gianyar dicederai oleh tangan -tangan yang tak bertanggung-jawab.
“Jika begitu terus adanya kapan kedewasaan berpolitik itu muncul,“ katanya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5899 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4627 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan