Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Pohon Santen Tumbang Timpa Pemotor Bonceng 2 Anak
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pohon Santen tumbang dan menimpa pengendara sepeda motor di jalan raya Banjar Dinas Belubuh, Desa Seraya Tengah, Kecamatan Karangasem pada Minggu (09/02/2020) sore.
[pilihan-redaksi]
Naasnya, dalam insiden tersebut pengendara sepeda motor Nyoman Suartama asal Banjar Dinas Kangin, Desa Seraya Timur, Karangasem membonceng dua orang anaknya yaitu I Gede Suastika yang berstatus pelajar SD dan I Nyoman Sukamayasa masih duduk dibangku TK.
Ketiga korban langsung dilarikan ke rumah sakit umum daerah Kabupaten Karangasem untuk mendapatkan pertolongan. Informasi yang diperoleh, Pengendara sepeda motor mengalami luka lecet pada bagian wajah serta dipasangi gips pada bagian lehernya.
Sementara kedua anaknya, I Nyoman Sukmayasa juga mengalami luka lecet dan dipasangi gips di leher serta dalam keadaan tidak sadarkan diri dan I Gede Suastika hanya mengalami luka ringan bahkan sudah diperbolehkan untuk pulang.
"Pohon tumbang diduga akibat hujan disertai angin kencang yang menerjang wilayah tersebut. Kayu roboh kebadan jalan dan menimpa pengendara, sempat juga membuat kemacetan dijalur tersebut sebelum akhirnya anggota melakukan pembersihan," terang Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 1238 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1136 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 898 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 821 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 570 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun