Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 15 Mei 2026
Pola Satu Jalur, Jawaban Koster Percepat Pembangunan di Klungkung
Kamis, 8 Maret 2018,
15:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com.Klungkung. Calon Gubernur nomor urut 1, Wayan Koster memaparkan programnya untuk masyarakat Klungkung. Di hadapan ratusan warga Desa Kusamba, Kecamatan Dawan itu menjelaskan pola terintegrasi pola satu jalur sebagai terobosannya untuk mempercepat proses pembangunan di Bumi Serombotan itu.
[pilihan-redaksi]
Ia mengakui sulit melakukan pembangunan di Kabupaten Klungkung karena sebagus apapun kebijakan dan program yang dirancang, tetapi tidak ada anggaran untuk melaksanakannya, maka akan mangkrak.
Ia mengakui sulit melakukan pembangunan di Kabupaten Klungkung karena sebagus apapun kebijakan dan program yang dirancang, tetapi tidak ada anggaran untuk melaksanakannya, maka akan mangkrak.
Di mata Koster, tidak cukup proses pembangunan lintas sektoral dirampungkan jika hanya mengandalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Klungkung yang terbilang cukup kecil.
"Kalau cuma mengandalkan APBD Klungkung, PAD-nya kecil sekali, hanya Rp153 miliar. Membayar tenaga kontrak, honorer dan tunjangan-tunjangan sudah habis. Apalagi untuk keperluan membangun infrastruktur akan sulit, karena butuh anggaran besar," papar dia.
Koster menyebut akan sulit pembangunan di Kabupaten Klungkung akan dipercepat jika hanya mengandalkan PAD. "Jadi, kalau hanya pembangunan diandalkan dari PAD tak bisa berubah cepat ke depan pembangunannya, baik adat istiadat, pendidikan, kesehatan, pertanian, maupun budayanya," ujarnya.
Ia ingin meningkatkan taraf hidup masyarakat Klungkung agar dapat beranjak menuju kesejahteraan.
"Klungkung ini satu kategori dengan Jembrana, Buleleng, Karangasem dan Bangli. Bangli dan Jembrana sudah naik peringkat, tinggal Klungkung dan Bangli," tambah Koster. Sekian lama kepemimpinan di Klungkung, Koster belum melihat ada figur yang memiliki gebrakan progresif membangun Klungkung di semua sektor. "Kendala utamanya, uangnya tidak ada. Anggarannya tidak cukup. Padahal banyak yang perlu dibenahi di Klungkung ini," tuturnya.
[pilihan-redaksi2]
Ia melanjutkan, dalam sepuluh tahun ke depan Kabupaten Klungkung masih membutuhkan support dari pemerintah di atasnya yakni pemerintah pusat dan provinsi untuk melaksanakan pembangunan. Solusinya, ia melanjutkan, diperlukan kepemimpinan satu jalur antara pusat, provinsi dan kabupaten.
Ia melanjutkan, dalam sepuluh tahun ke depan Kabupaten Klungkung masih membutuhkan support dari pemerintah di atasnya yakni pemerintah pusat dan provinsi untuk melaksanakan pembangunan. Solusinya, ia melanjutkan, diperlukan kepemimpinan satu jalur antara pusat, provinsi dan kabupaten.
"Jawaban percepatan pembangunan di Klungkung diperlukan kepemimpinan satu jalur antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Dengan begitu, pembangunan di semua sektor bisa disinergikan soal prioritas maupun sumber pendanannya. Untuk mempercepat proses pembangunan diperlukan pola satu jalur, satu alur, satu pengelolaan pembangunan di Klungkung. Kalau BAGIA dan Koster-Ace jadi Bupati dan Gubernur, saya sudah komitmen akan memprioritaskan pembangunan Klungkung," demikian Koster. (bbn/rls/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1342 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1029 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 869 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 774 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026