Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Polemik Mutasi Sekda: Adnya Mulyadi Masih Bertugas Menunggu Keputusan Gubernur
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Gede Adnya Mulyadi pascamutasi dari kursi Sekda Kabupaten Karangasem menjadi staf ahli Bupati pada 19 Juli 2019 lalu sampai saat ini mengaku masih tetap menjalankan tugas-tugas sebagai Sekda.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Adnya Mulyadi ketika dihubungi di sela-sela kegiatan mendampingi Ketua KPK Agus Raharjo berkeliling mengunjungi stan pameran pelayanan masyarakat di Lapangan Tanah Aron, Karangasem, Rabu (31/07/2019).
Menurutnya, apa yang ia lakukan ini didasari karena memang dirinya belum dilantik dalam jabatan baru menjadi staf ahli Bupati disamping nemang harus tetap menjalankan tugas, agar tidak terkena sanksi sesuai aturan disiplin aparatur sipil negara.
Sementara itu, terkait polemik mutasinya, Adnya Mulyadi mengaku masih menunggu jawaban atas perihal surat terkait permohonan banding administrasi pemutasiannya yang telah diajukan kepada Gubernur Bali.
"Saya menyerahkan kepada Bapak Gubernur, Tunggu saja karena keputusan Gubernur belum turun," ujarnya.
Sebelumnya, setelah SK mutasi Adnya Mulyadi diterbitkan tertanggal 19 Juli 2019, yang bersangkutan kemudian diundang untuk mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpahnya menjadi staf ahli pada 22 Juli 2019 lalu, hanya saja saat itu Adnya Mulyadi tidak menghadiri undangan tersebut dengan alasan, mutasi yang dilakukan dianggap cacat hukum dan prosedur.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 565 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 561 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 371 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 316 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun