Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Polisi Berkebun Aktif Tumbuh Kembangkan Ketahanan Pangan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Polres Badung dengan aktif menumbuh kembangkan ketahanan pangan dalam program 'Polisi Berkebun' yang akan diwarisi oleh generasi berikutnya.
Dimana dari ketahanan pangan itu sukses memanen jagung di Subak Citra Desa Bungkasa, Kecamatan Abiansemal, Badung, pada Kamis 30 Desember 2021.
Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, SIK, SH, MH yang hadir di lokasi panen jagung mengungkapkan rasa bahagianya, ketika berbaur dengan masyarakat layaknya masyarakat yang tiada sekat.
"Saya sangat bahagia sekali hari ini, karena apa yang kita lakukan selama ini hasilnya berbuah manis dan langsung bisa dirasakan masyarakat," ungkapnya saat memberikan sambutan sebelum memulai memanen jagung.
"Kita hanya menaruh bibit, hanya menaruh. Alam dan Tuhanlah yg memberikan kehidupan dan pertumbuhan. Coba direnungkan apa yang harus dilakukan sebagai tanggung jawab kita yang dapat diberikan kepada masyarakat," sambungnya.
Seperti ungkapan orang bijak sambung Kapolres Dedy, "Jalankan hidup ini dengan apa yang kita terima ciptakan hidup ini dengan apa yang kita berikan".
"Sesungguhnya kita sendirilah yang menciptakan hidup ini bukan orang lain. Jika di kehidupan lampau kita suka berbuat kebajikan dipastikan dimudahkan di kehidupan ini, begitupula sebaliknya, jika kita bermalas malasan, banyak kesulitan yang harus kita jalani," ujarnya.
Kegiatan yang sangat menyentuh hati masyarakat ini, yaitu memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan subur, tentu diharapkan oleh semua mahkluk. Mulai dari kehidupan hewan, di kehidupan masyarakat, bahkan Tuhan akan senang dan penyayang atas kehidupan kita.
"Kembangkan terus benih-benih kebajikan seperti ini, melalui Polmas proaktif yang dapat memberikan konstribusi bermanfaat untuk rakyat dan jangan lakukan pencitraan, tetapi berbuatlah nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat," beber perwira melati dua di pundak itu.
Ia mencontohkan ada salah satu warga masyarakat yang kehilangan sapi, setelah dilakukan pencarian, sapi pun ditemukan, namun talinya sudah dilepas. Hal ini salah satu contoh pencegahan Polmas proaktif.
"Motif-motif pencurian sangat banyak ada yang langsung di potong di tempat, dilepas kemudian dibawa, karena adanya polisi berkebun yang sehari-hari ada di sawah (di masyarakat) niat jahatnya bisa dicegah," pungkasnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4529 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2341 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1990 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1605 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1047 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun