Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 4 Agustus 2026
Polsek Nusa Penida Bidik Tersangka Kasus Penambang Tewas Akibat Longsor
Senin, 8 Mei 2017,
16:56 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Kapolsek Nusa Penida Kompol Ketut Suwastika mengintensifkan pengusutan peristiwa penambangan liar di Banjar Penutuk Desa Batumadeg yang menyebabkan dua korban meninggal dunia, yakni Ni Kadek Widiantini (16) pelajar salah satu SMA asal Banjar Subia, Dusun Subia, Desa Klumpu dan Ni Ketut Tangkis (80) juga asal sama.
Suwastika Senin (8/5) menyampaikan, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan, mereka diantaranya Ni Komang Daliantini (12), dan Ni Komang Surani (40) asal Desa Klumpu, Nusa Penida, termasuk I Nyoman W (39) yang disebut-sebut sebagai pemilik dari lahan tambang batu kapur illegal tersebut.
[pilihan-redaksi]
Dalam waktu dekat Suwastika berencana bakal menggadakan gelar perkara guna membidik tersangka dalam peristiwa itu.
“Kita saat ini masih melakukan penyelidikan dalam waktu dekat ini kita sudah rencanakan untuk mengadakan gelar perkara guna menentukan ada tidaknya tersangka dalam peristiwa itu. Saya belum dapat pastikan waktunya kapan, tapi kita akan segera lakukan gelar perkara,” kata Suwastika.
Perwira melati satu ini menilai rata-rata penambangan batu kapur di Nusa Penida merupakan tambang ilegal.
Sementara, diberitakan sebelumnya, pada Kamis (27/4) pukul 15.30 WITA empat orang buruh tambang yakni Ni Kadek Widiantini (16), Ni Ketut Tangkis (80), Ni Komang Daliantini (12), yang semuanya berasal dari Banjar Subia, Desa Klumpu, Nusa Penida dan dan Ni Komang Surani (40) warga Banjar Pengalusan, Desa Klumpu melakukan penggalian di lokasi pertambangan batu kapur di Banjar Penutuk, Desa Batumadeg, Nusa Penida.
Saat itu, tiba-tiba gundukan tanah setinggi 5 meter yang sebelumnya digali dengan alat berat ambles menimbun ke empat penambang. Dua diantaranya Ni Kadek Widiantini (16), dan Ni Ketut Tangkis (80) meninggal dunia. Sementara, Ni Komang Daliantini (12) dan Ni Komang Surani (40) selamat dalam persitiwa itu, hanya mengalami luka ringan. [wan/wrt]
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 668 Kali
02
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 624 Kali
03
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 380 Kali
04
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 322 Kali
05
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026