Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Presiden Korsel Tetapkan Masa Berkabung Nasional Usai Tragedi Itaewon
beritabali.com/cnnindonesia.com/Presiden Korsel Tetapkan Masa Berkabung Nasional Usai Tragedi Itaewon
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, mendeklarasikan masa berkabung nasional selama sepekan setelah 151 orang tewas akibat berdesakan ketika merayakan Halloween di Itaewon pada Sabtu (29/10).
"Pemerintah akan mencanangkan periode hari ini hingga insiden ini terkendali sebagai masa berkabung nasional dan akan memprioritaskan terkait urusan administrasi untuk pemulihan dan langkah-langkah lanjutan," ujar Yoon, seperti dikutip kantor berita Yonhap.
Setelah itu, Perdana Menteri Korsel, Han Duck Soo, menjabarkan lebih lanjut bahwa masa berkabung itu ditetapkan sejak Minggu hingga Sabtu (5/11).
Pemerintah Korsel juga akan membangun altar untuk berduka di Seoul. Di altar itu nantinya warga dapat mengenang para korban tragedi Itaewon.
Sementara itu, Yoon juga memerintahkan semua kantor pemerintahan untuk mengibarkan bendera setengah tiang selama masa berkabung ini.
Yoon kemudian kembali menyampaikan belasungkawa kepada para korban. Ia juga berharap korban terluka dapat segera pulih.
"Ini sangat tragis. Tragedi dan bencana yang seharusnya tak terjadi di jantung Seoul kemarin malam," kata Yoon, sebagaimana dilansir Reuters.
Tragedi ini memang dianggap tragis karena 151 orang itu tewas akibat berdesakan dan terinjak ketika sedang merayakan Halloween di kawasan Itaewon. Para warga antusias karena ini merupakan kali pertama mereka dapat merayakan Halloween setelah tiga pekan terhalang pandemi Covid-19.
Yoon berjanji bakal mengusut tuntas tragedi di pesta Halloween di Itaewon yang seharusnya menjadi ajang bersenang-senang tersebut.
"Yang paling penting adalah menentukan penyebab insiden dan mencegah insiden serupa. Kami akan menyelidiki penyebab insiden dan membuat perubahan fundamental agar insiden serupa tak terjadi di masa mendatang," katanya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2329 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1973 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1597 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun