Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Presiden Terlama Berkuasa Tewas Ditembaki Pemberontak
BERITABALI.COM, DUNIA.
Nasib mengenaskan mengakhiri kehidupan Presiden Chad Idriss Deby yang telah berkuasa selama 30 tahun di negara Afrika Tengah itu. Ia dilaporkan tewas usai ditembaki kelompok pemberontak.
Dilansir dari VOA Indonesia, tentara Chad mengatakan, Presiden Idriss Deby tewas dalam bentrokan dengan para pemberontak.
Berbicara di stasiun televisi nasional hari Selasa (20/4/2021) waktu setempat, seorang tentara Chad mengatakan, Deby tewas karena luka-lukanya ketika mengunjungi tentara di garis depan. Di mana dalam beberapa hari terakhir ini pasukan pemberontak yang dikenal sebagai “Front for Change and Concord in Chard” telah memperluas gerakannya di utara menuju ibu kota N'Djamena.
Pemerintah dan parlemen telah dibubarkan, dan juru bicara Tentara Chad Azem Bermendao Agouna mengatakan sebuah dewan militer akan berkuasa di Chad selama 18 bulan mendatang. Ia mengatakan dewan itu akan dipimpin putra Idriss yang berusia 37 tahun, yaitu Jenderal Mahamat Idriss Deby Itno.
Belum ada konfirmasi independen tentang sebab-sebab meninggalnya presiden Chad itu.
Juru bicara militer Amerika di Komando Afrika menyampaikan rasa belasungkawa kepada rakyat Kanada dan mengatakan AFRICOM “memantau dengan seksama gerakan pemberontak di Chad.”
Hal senada disampaikan juru bicara bagi Sekjen PBB Antonio Guterres, Stephane Dujarric.
Sementara itu Kedutaan Besar Amerika di N'Djamena telah memerintahkan seluruh stafnya untuk mengungsi, merujuk pada potensi terjadinya kerusuhan.
Deby yang berusia 68 tahun telah memimpin Chad pasca kudeta pada Desember 1990, menjadikannnya salah satu pemimpin Afrika yang paling lama berkuasa. Para pengkecam menyebutnya otoriter dan mengecam caranya mengelola pendapatan dari hasil minyak Chad. Namun negara-negara Barat melihatnya sebagai sekutu yang penting dalam upaya melawa kelompok-kelompok ekstremis di Afrika Barat dan Sahel, seperti Boko Haram yang bermarkas di Nigeria.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1414 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1073 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 916 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 812 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik