Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Pria asal Banyuwangi Ditemukan Tewas di Kamar Kos Tegallalang
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Warga Banjar Kebon, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di kamar kos yang ditempatinya, Kamis (4/6/2026) siang.
Korban diketahui bernama Heru Pramono (31), warga Dusun Sumberwangi, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Selama berada di Bali, korban bekerja di sektor pariwisata di kawasan Tegallalang dan tinggal di rumah kos milik Ni Made Roji di Banjar Kebon.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 11.00 Wita. Saat itu, pemilik rumah kos mendatangi kamar korban karena hingga menjelang siang Heru belum terlihat beraktivitas seperti biasanya.
Ketika tiba di kamar, korban masih terlihat berada di atas tempat tidur dalam posisi tidur. Namun saat dibangunkan, tubuh korban sudah dalam kondisi kaku dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Pemilik kos kemudian memanggil adik kandung korban serta anaknya untuk memastikan kondisi korban.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban diduga telah meninggal dunia. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Menerima laporan tersebut, Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Wiwin Wirahadi bersama Kanit Reskrim IPDA I Nengah Suardika, Pawas AIPTU I Komang Eka Agusana, personel piket fungsi Polsek Tegallalang, Tim Inafis Polres Gianyar, serta petugas medis dari Puskesmas Tegallalang I langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap jenazah.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis oleh dr. Gusti Ayu Inten Krisna Dewi dari Puskesmas Tegallalang I, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat jam sebelum pemeriksaan dilakukan.
Petugas medis menemukan kondisi lidah tergigit serta lebam pada bagian punggung dan dada korban. Namun tidak ditemukan adanya luka maupun tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana.
Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Wiwin Wirahadi mengatakan hasil pemeriksaan awal tidak menemukan indikasi adanya unsur kekerasan pada tubuh korban.
"Memang benar ada salah satu warga yang tinggal di wilayah Kedisan meninggal dunia. Kami telah melakukan olah TKP bersama dokter dari puskesmas. Dari hasil pemeriksaan sementara dan keterangan dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Indikasi awal menunjukkan korban menderita sakit dan saat ini jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Payangan," katanya di lokasi kejadian.
Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, sekitar pukul 14.00 Wita jenazah korban dievakuasi ke RS Payangan untuk dititipkan di ruang jenazah sambil menunggu tindak lanjut dari pihak keluarga.
Hingga saat ini, kepolisian masih berkoordinasi dengan keluarga korban. Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan medis sementara, korban diduga meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya dan tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli