Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Pro-Kontra RTRWP Bali Hambat Bisnis Property
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pro-kontra penerapan rencana tata ruang wilayah provinsi (RTRWP) Bali oleh kabupaten dinilai telah menghambat pengembangan bisnis property di Bali.
[pilihan-redaksi]
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estat Indonesia (REI) Bali mendesak Gubernur Bali dan Bupati se-Bali untuk segera menyelesaikan kasus pro-kontra penerapan RTRWP Bali.
Wakil Ketua Bidang Hukum REI Bali Wayan Suantra saat ditemui Beritabali.com di Denpasar, Rabu (6/4/2011) menyatakan belum disesuaikanya RTRW kabupaten oleh para bupati telah menyebabkan ketidakpastian hukum, sehingga para pengembang perumahan kesulitan dalam menentukan lokasi. Selain itu ketidak jelasan penyesuaian RTRWP Kabupaten juga menghambat proses perijinan.
"Peruntukan dari segi bisnis ya segera ditetapkan di kabupaten kota, sehingga itu yang kita aplikasi untuk investasi kedepan , kenapa demikian karena ijin apapun itu secara umum keluarnya di kabupaten/kota, bukan di provinsi kecuali yang investasi besar. Harapan kedepan kabupaten/kota segera , RTRW kabupaten/kota segera di resmikan atau dilegalkan," ujar Wayan Suantra.
Suantra menyampaikan selama ini dalam 3 tahun terakhir anggota REI Bali mampu menjual sekitar 700 unit rumah pertahun. Dimana tingkat pertumbuhan kebutuhan rumah di Bali pertahun mencapai 10-12 persen.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5507 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2317 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1129 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan