Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Produksi Kerajinan Gerabah di Denpasar Terkendala Cuaca
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Cuaca tidak menentu di beberapa wilayah di Bali termasuk di Denpasar berdampak ke produksi usaha kerajinan gerabah. Seperti yang dialami perajin gerabah di Desa Binoh, Kota Denpasar.
Menurut salah satu perajin Gerabah, Ni Nyoman Rabeg, kondisi ini disebabkan karena sinar matahari tidak menentu sehingga proses pengeringan serta pembakaran hasil kerajinan gerabah menjadi ikut terhambat.
"Ya, pasti terkendala usaha di tengah kondisi cuaca seperti ini," jelasnya, saat ditemui di tempat usahanya, Jumat (12/1/2024).
Rabeg menjelaskan kerajinan gerabah dalam prosesnya membutuhkan sinar matahari, tetapi sinar matahari yang tidak menentu akan menghambat prosesnya.
"Sinar matahari tidak menentu didapat, padahal salah satu bagian terpenting juga dalam proses pembuatan gerabah," ujarnya.
Dalam kondisi cuaca bersahabat, lanjutnya, rata-rata mampu menghasilkan 10 per buah kerajinan gerabah, namun kini hanya 4 pieces per hari.
Dirinya menambahkan, harga kerajinan yang telah dipasarkan hingga ke luar kota Denpasar ini mulai Rp30 ribu hingga Rp150 ribu per buahnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5505 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2315 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1128 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan