Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Program MBG untuk Ibu Hamil dan Balita di Buleleng Baru Berjalan di Dua Titik
BERITABALI.COM, BULELENG.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) di Kabupaten Buleleng baru berjalan di dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Koordinator Wilayah Buleleng Badan Gizi Nasional, Rusdianto, mengatakan dari 14 SPPG yang ada di Buleleng, baru dua yang sudah menjalankan program MBG untuk kelompok 3B.
Yakni SPPG di Desa Dencarik, Kecamatan Banjar, serta SPPG di Desa/Kecamatan Busungbiu, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 260 orang.
"Masih kurang dari setengah yang sudah menjalankan MBG untuk 3B," kata Rusdianto, Jumat (14/10).
Menurutnya, sejumlah SPPG lainnya masih dalam proses adaptasi. Terlebih, pemberian MBG untuk kelompok 3B berbeda dengan untuk siswa sekolah.
Untuk kelompok 3B, proses pemberian MBG dilakukan di titik yang disepakati antara penerima manfaat dan perangkat desa, seperti balai desa atau rumah kader posyandu, dengan radius maksimal dua kilometer dari lokasi SPPG. Selain itu, menu untuk balita juga disesuaikan agar lebih lunak dan tidak banyak bumbu.
"Kalau untuk ibu hamil dan ibu menyusui menunya hampir sama dengan anak sekolah. MBG untuk 3B ini juga diberikan hanya di hari Senin dan Kamis saja, namun gizinya tetap untuk memenuhi lima hari. Jadi Senin diantarkan makanan siap santap, serta paket kemasan seperti susu, roti dan kacang-kacangan dengan pagu Rp 8-10 ribu per paketnya. Kamis juga begitu," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 414 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 362 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 354 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang