Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Provinsi Hubei Dilanda Banjir Besar, Ribuan Orang Mengungsi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Lima kota di provinsi Hubei, China, berstatus "siaga merah" setelah hujan sangat deras memutus aliran listrik dan menghancurkan rumah-rumah, media pemerintah melaporkan. Akibat peristiwa itu hampir 6.000 warga terpaksa diungsikan.
Tim penyelamat telah dikerahkan ke daerah-daerah terdampak, termasuk kota Suizhou, Xiangyang dan Xiaogan, kata Kementerian Penanggulangan Darurat China. Kota Yicheng mencatat 400 mm curah hujan pada Kamis (12/8).
Menurut media resmi China News Service, sebanyak 774 waduk di Hubei telah melampaui batas peringatan banjir pada Kamis petang.
Cuaca ekstrem di provinsi tengah itu telah merusak lebih dari 3.600 rumah dan 8.110 hektar lahan pertanian dengan total kerugian diperkirakan 108 juta yuan (sekitar Rp239,6 miliar), kata media milik negara China Daily mengutip biro penanggulangan darurat setempat.
China secara berkala mengalami banjir dalam bulan-bulan berhujan di musim panas, namun otoritas telah memperingatkan bahwa cuaca ekstrem kali ini akan lebih sering terjadi akibat perubahan iklim.
Sekitar 80.000 warga diungsikan di provinsi selatan Sichuan akhir pekan lalu dan rekor curah hujan di Henan bulan lalu menyebabkan banjir yang menewaskan lebih dari 300 orang.
Badan Meteorologi China memperingatkan bahwa badai petir besar kemungkinan akan berlangsung hingga pekan depan dan daerah di sepanjang sungai Yangtze rawan dilanda banjir.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1493 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1127 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 972 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 860 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik