Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Puluhan Warga Serbu DPRD Buleleng
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Puluhan warga Desa Tukadmungga Kecamatan Buleleng sekaligus Warga Adat Desa Pakraman Dharmajati, Kamis (14/2) mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Buleleng, mengadukan sikap Perbekel (Kepala Desa, red) Desa Tukadmungga, Made Seos dan Kelian Pakraman Dharmajati, Ketut Sutana.
“Kami tidak mendapatkan pelayanan yang baik secara adat maupun administrasi, kami dicaci maki, kami difitnah dan diadu domba sehingga membuat persaudaraan kami di desa terputus, bahkan satu-satunya mata pencaharian kami diambil secara paksa oleh kedua orang ini (Perbekel dan Kelian Pakraman, red),” ungkap koordinator warga Kadek Edi Susanto.
Puluhan warga dengan pakaian adat bali itu juga mengeluhkan selama bertahun-tahun sejak terpilih sebagai Perbekel di Desa Tukadmungga, Made Seos pilih kasih dalam memberikan pelayanan,” seperti sekarang ini, saya tidak punya ktp Pak, gara-gara perbekel itu yang selalu mempersulit Kami, katanya sih, kita yang tidak milih dia dulu tidak akan mendapat pelayanan,” ujar Gede Mariana, warga Dusun Dharmakerti.
Puluhan warga Desa Tukadmungga yang kecewa dengan kepemimpinan Perbekel Made Seos dan Kelian Pakraman adat Dharmajati, Ketut Sutana diterima Ketua DPRD Buleleng, Nyoman Muliarta di ruang pertemuan DPRD Buleleng.
“Aspirasi bapak-bapak akan kami tampung dulu, dan nanti kita akan pertemukan dengan instansi terkait yang menangani masalah ini termasuk kita memanggil Camat Buleleng untuk bisa memberikan keterangan dalam masalah ini, “ papar Muliarta dihadapan warga.
Sampai berita ini diturunkan, puluhan warga masih menunggu di Gedung DPRD Buleleng untuk menuntaskan masalah tersebut, selain itu, para warga berencana mendatangi Kantor Bupati Buleleng dan Mapolres Buleleng untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait kepemimpinan Perbekel Made Seos yang merupakan anggota aktif Polres Buleleng dan Kelian Pakraman adat Dharmajati, Ketut Sutana. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan