Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pura Melanting Rambut Siwi Nyaris Terbakar
Mendoyo
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pura Melanting yang berlokasi di sebelah selatan Pura Luhur Rambut Siwi, Mendoyo, Jembrana, Minggu (27/7), nyaris ludes dilalap si jago merah. Namun belum sempat membakar pura, kejadian tersebut diketahui oleh pengayah (pembantu di pura, red) dan langsung menghubungi Polsek Mendoyo dan petugas pemadam kebakaran.
Dari informasi di lapangan, pukul 14.00 para pengayah melihat kobaran api besar dari pembuangan sampah di selatan Pura Melanting dan lidah api sudah mendekati pura. Para pengayah tersebut berusaha memadamkan api namun upaya tersebut sia-sia. Api semakin membesar akibat tiupan angin yang cukup kencang. Khawatir kobaran api akan melahap bangunan Pura Melanting, para pengayah segera menghubungi Polsek Mendoyo dan petugas pemadam kebakaran Pemkab Jembrana.
Beberapa saat kemudian, pemadam kebakaran telah tiba di lokasi dan sejam berikutnya telah berhasil memadamkan api dan Pura Melanting terselamatkan dari jilatan si jago merah.
"Untung pemadam cepat datang, kalau tidak, api mungkin sudah membakar Pura Melanting apalagi angin bertiup cukup kencang," ujar seorang warga yang ikut melihat kejadian tersebut. Beberapa wisatawan asing yang sedang menikmati pemandangan pantai Rambut Siwi juga dibuat kaget melihat kobaran api dan kedatangan mobil pemadam kebakaran itu.
Kelian Pengempon Pura Rambut Siwi, I Wayan Suwenden yang datang ke lokasi, menduga sumber api berasal dari dupa yang dibuang ke tempat pembuangan sampah.
"Sampah-sampah itu memang sebagian besar sudah kering karena saat ini musim kemarau, mungkin ada dupa yang masih menyala dibuang ke tempat itu, lalu apinya cepat membesar karena tertiup angin kencang," duganya.
Agar kejadian sepeti ini tidak terulang, Suwenden meminta kepada pengayah di pura agar berhati-hati membuang sampah terutama bekas dupa. "Jika ada yang masih menyala agar dimatikan dulu sebelum dibuang," pintanya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2940 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun