Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Puri Satria Kawan Sambut Nyepi dengan Tradisi Perang Api
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Warga Puri Satria Kawan, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Klungkung punya tradisi unik yakni ritual Perang Api. Ritual Perang Api yang oleh warga setempat disebut sebagai Melukat Gni digelar serangkaian Nyepi, tepatnya diadakan saat malam pengerupukan.
Seperti Nyepi tahun saka 1939 kali ini, Ritual Perang Api diadakan di perempatan desa, Senin (27/3) mulai pukul 19.00 WITA. Ritual ini bertujuan menyucikan bhuwana alit atau mikrocosmos dan bhuwana agung atau makrocosmos.
[pilihan-redaksi]
“Melukat Gni itu berasal dari Melukat yang artinya pembersihan atau penyucian, sedangkan Gni berarti api, jadi Melukat Gni itu berarti penyucian baik diri manusia maupun alam lingkungan dengan menggunakan sarana api,” demikian kata salah seorang tokoh Puri Satria Kawan Mangku Anak Agung Gde Anom Merta. Ia menyampaikan, ritual Perang Api juga dimaksudkan untuk menjaga keseimbangan alam dan keharmonisan alam.
Prosesi Perang Api diawali dengan melakukan persembahyangan bersama di pura atau merajan Puri Satria Kawan. Puluhan pemuda yang ikut dalam ritual itu selanjutnya menuju catus pata lengkap membawa prakpak (red: daun kelapa kering) siap dinyalakan.
Tepat di perempatan desa para peserta selanjutnya menghantamkan prakpak dengan bara api kepada masing-masing lawan.
Uniknya, tidak satupun ada perserta yang terbakar dan mereka tidak ada dendam kendati kulit mereka terkena api. Suasana makin riuh dan semarak ketika ritual ini diiringi dengan baleganjur.
“Tradisi ini memang rutin dilaksanakan setiap tahun, mereka yang ikut dalam ritual itu tidak ada yang dipaksa atau diwajibkan tapi semua berangkat dari kesadaran,” ujar salah seorang warga Satria, AA Gde Anom. Ritual berlangsung hingga tengah malam. [wan/wrt]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan