Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Rabies Mendekat, Jembrana Siaga
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Merebaknya kasus rabies di Tabanan membuat Pemkab Jembrana siaga. Pasalnya, dengan semakin mendekatnya kasus penyakit mematikan tersebut, Pemkab Jembrana khawatir kalau kasus yang sama akan terjadi di Jembrana.
Dari informasi yang dihimpun, begitu mengetahui kalau anjing yang menggigit warga Banjar Pangkung Prabu, Desa Delod Peken, Tabanan positif rabies, Pemkab Jembrana langsung merapatkan barisan untuk mengantisipasi agar penyakit mematikan akibat gigitan anjing tersebut tidak sampai terjadi di Jembrana.
Pemkab Jembrana mengerahkan sejumlah petugas surveilans Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial (Diskessos) dan petugas Pos Pelayanan dan Pemberdayaan Terpadu (Posdayandu) untuk melakukan pelacakan kasus gigitan ajing yang terjadi di masyarakat.
Plh Kadis Kessos, I Nyoman Susila mengaku mengkhawatiri kasus rabies di Tabanan akan melebar ke Jembrana. “Kita khawatirkan rabies yang sedang merebak di Tabanan,†katanya, Kamis (3/9).
Meski belum ditemukan kasus rabies, Susila mengaku sudah menerjunkan petugas survelians baik dari Diskessos maupun Posdayandu untuk melakukan pelacakan terhadap kasus warga yang digigit anjing.
“Mereka diperintahkan untuk melacak dan melaporkannya secara periodik,†terangnya. Menurut Susila, hingga kini pihaknya baru menerima laporan tiga kasus warga digigit anjing namun semuanya negatif rabies.
Baca juga:
Selain itu, lanjut Susila, Pemkab juga sudah mengeluarkan surat edaran yang isinya meminta masyarakat waspada terhadap rabies serta melakukan penyuluhan untuk menghindari penyakit mematikan tersebut.
Susila juga meminta agar masyarakat yang memiliki anjing agar tidak membiarkan ajing peliharaanya berkeliaran namun dikandangkan atau diikat serta divaksin dan kesehatanya terus dikontrol.
“Saat ini baru itu yang kita lakukan untuk mengantisipasi rabies masuk ke Jembrana, sedangkan untuk pemusnahan anjing liar belum kita lakukan,†jelasnya.
Meski demikian, kata Susila, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan melakukan pemusnahan ajing liar jika ada permintaan masyarakat. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan