Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Raih Simpati, Caleg Perang Spanduk
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Hari raya Idul Fitri kali ini terasa agak berbeda dibandingkan dengan Idul Fitri di tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya Idul Fitri tahun ini jatuh tepat pada masa kampanye partai politik dalam rangka pemilihan legislatif yang akan dilaksanakan tahun depan.
Tak ayal, Idul Fitri kali ini dijadikan moment untuk meraih simpati masyarakat melalui berbagai upaya yang salah satunya diwujudkan dengan memasang spanduk yang isinya ucapan selamat Idul Fitri.
Pantauan di seputar Kota Negara, Selasa (30/9) spanduk ucapan selamat Idul Fitri terpasang di berbagai sudut kota. Hampir semua spanduk tersebut memiliki format yang sama dengan menampilkan foto caleg dan nomor urutnya beserta partai pengusungnya. Para caleg yang mengucapkan selamat hari raya tersebut tidak hanya caleg untuk DPRD Jembrana saja namun ada juga caleg untuk DPRD Bali bahkan caleg untuk DPR RI.
Salah seorang caleg yang dihubungi Beritabali.com, Selasa (30/9) mengatakan apa yang dilakukan oleh para caleg tersebut sah-sah saja selama tidak menyalahi aturan kampanye. "Saya pikir hal tersebut sah-sah saja asal tidak menyalahi aturan," ujar caleg yang menolak namanya dionlinekan.
Lanjutnya, sebenarnya spanduk ucapan selamat itu selain memang untuk mengucapkan selamat juga untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat pemilih. "Selain memang untuk mengucapkan selamat, juga untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat pemilih," tandasnya.
Namun dirinya tidak sependapat kalau spanduk tersebut juga digunakan untuk merebut simpati masyarakat. "Jangan semuanya dipolitisir, spanduk tersebut betul-betul murni ucapan selamat bagi umat muslim yang sedang merayakan hari lebaran," kelitnya.
Hal berbeda diutarakan Komang Suprapta, seorang tukang ojek. Menurutnya, spanduk tersebut tidak lebih sebagai salah satu upaya caleg untuk memperkenalkan diri lalu kemudian untuk merebut simpati masyarakat pemilih.
"Kalau masyarakat tidak dikenalkan dulu kan mereka tidak tahu siapa dia. Makanya pada spanduk tersebut ada fotonya dan ada nama serta gambar partainya. Kalau tidak bermaksud kampanye, kenapa mesti dikasi foto dan nama partai," ujarnya.
Namun bagi dirinya, hal tersebut tidak berpengaruh banyak karena yang terpenting baginya adalah karya nyata caleg itu sendiri. "Bagi saya, spanduk ucapan selamat tidak cukup untuk meyakinkan saya memilih caleg tersebut. Saya harus tahu apa yang sudah dilakukannya untuk masyarakat," pungkasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan