Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Ratusan Scooterist Se-Indonesia Kumpul di Jembrana
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ratusan penggemar vespa (scooterist) berkumpul di Jembrana untuk mengikuti Kontes Vespa Se Indonesia yang diselenggarakan serangkaian dengan hari jadi Jembrana Vespa Club (JVC) dan HUT Bhayangkara.
Sekretaris Panitia, Komang Trilaksmana, Sabtu (29/6) mengatakan selain untuk menyambut HUT JVC dan HUT Bhayangkara juga dimaksudkan untuk menjalin persaudaraan di antara klub vespa dari seluruh Indonesia.
"Kami mengundang semua klub vespa yang ada di Indonesia," ujarnya.
Trilaksmana juga menambahkan, dalam kegiatan kali ini juga akan digelar kontes modifikasi vespa, airbrush, originalitas dan mengendarai vespa lambat. Kegiatan diawali dengan konvoi keliling kota Negara.
Konvoi juga diikuti oleh Wakil Bupati Jembrana, I Putu Artha dan mantan Kapolres Jembrana yang saat ini menjabat sebagai Kapolres Gianyar, AKBP I Nyoman Astawa.
Usman, salah seorang peserta dari Nanggroe Aceh Darussalam, mengungkapkan dirinya baru pertama kali datang ke Jembrana.
"Saya datang dari ujung barat Indonesia dengan menaiki vespa selama hampir sepekan agar bisa kumpul-kumpul dengan scooterist lainnya," ungkap Usman yang datang bersama dua rekannya. (dey)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2945 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2016 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun