Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 27 September 2026
Ratusan Umat Budha Ikuti Upacara "Fang Shen" di Pelabuhan Benoa
Senin, 12 November 2018,
06:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ratusan masyarakat dan Umat Buddha di Bali melakukan upacara "Fang Shen" atau Pembebasa Hidup dengan acara pelepasan ikan, yang dipimpin Guru Besar Umat Budha YM Passang Rinpoche, di Pelabuhan Benoa, Kota Denpasar, Minggu (11/11/2018).
Sebelum acara pelepasan ribuan ekor ikan tersebut, guru besar Umat Buddha Passang Rinpoche melakukan puja mantra yang diikuti peserta kegiatan itu, sebagai wujud persembahan kepada Tuhan untuk mengantarkan satwa hidup yang akan dilepas kembali ke habitatnya.
Panitia acara, Sofyan, mengatakan acara ritual pelepasan makhluk hidup, salah satunya ikan ke habitatnya bermakna untuk melepaskan keterikatan oleh penghuni alam ini, seperti manusia itu sendiri.
"Makna dari pelepasan satwa hidup, yakni ikan untuk bisa hidup di alamnya. Sebagai manusia harus memberikan kebebasan, tak terbelenggung untuk memenuhi keinginan dari manusia tersebut. Biarkan mereka hidup, karena apa yang ada di dunia adalah ciptaan Tuhan," ujarnya.
Ia mengatakan menjalankan kebajikan dan cinta kasih tersebut adalah dengan cara membebaskan seluruh satwa yang ada di alam ini. Kali ini adalah serangkaian kegiatan puncak acara dari kegiatan ritual "Chau Tu dan Yen Kung" yang diselenggarakan Vihara Satya Dharma Denpasar pada Sabtu (10/11) malam.
Sementara itu, guru besar Umat Buddha Passang Rinpoche berpesan kepada umat untuk selalu menanamkan welas asih dan dharma kepada sesama dan lingkungan sekitarnya.
"Dengan jalan tersebut maka kebahagiaan akan tercapai. Sebab membebaskan makhluk hidup dari belenggu penderitaan adalah jalan cinta kasih dan dharma," ujarnya.
Passang Rinpoche bertutur, sejak kecil telah menekuni ajaran Buddha, dan pola hidupnya adalah vegetarian (tidak makan daging), agar tetap bisa sehat dan bahagia. Karena untuk menjaga stamina kesehatan tidak mesti bergantung terhadap daging.
"Masih banyak makanan pengganti protein yang terbuat dari hewan (daging). Pola makan vegetarian adalah bagian kehidupan untuk menaburkan cinta kasih kepada satwa. Sebab kita tidak akan melakukan pemotongan terhadap satwa tersebut. Oleh karena itu saya mengajak semua umat manusia menjalankan kehidupan seperti itu. Saling memberi kasih sayang dan dharma untuk kesempurnaan dan kedamaian," ujarnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8489 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5831 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3655 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2484 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026