Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Ratusan Warga Sidatapa Datangi Mapolres Buleleng
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Ratusan warga Desa Sidatapa, dikomando Putu Kartika dan Gede Karang Sadnyana, Rabu siang mendatangi Mapolres Buleleng untuk menyampaikan aspirasi terkait penyiksaan yang dilakukan oknum polisi terhadap Wayan Dadi, yang ditahan karena diduga terlibat sejumlah aksi pembakaran Kantor Kepala Desa.
Ratusan warga dengan berpakaian adat madya tidak leluasa masuk ke Halaman Mapolres Buleleng karena dihadang Pasukan Dalmas Sat Samapta Polres Buleleng. Warga kemudian melakukan orasi di depan Mapolres Buleleng sembari menunggu kehadiran Kapolres Buleleng, AKBP. Drs. Setyo Dwiantoro.
Kapolres Setyo Dwiantoro didampingi Kabag Ops Polres Buleleng, Dewa Putu Arta dan sejumlah Kasat di Jajaran Polres Buleleng langsung menemui warga Desa Sidatapa.
Kapolres menegaskan kasus yang menyebabkan Wayan Dadi harus masuk ke Rumah Sakit akibat disiksa oknum polisi akan diproses sesuai ketentuan hukum.
†Kita akan selesaikan dengan ketentuan yang berlaku,†tegasnya di hadapan ratusan warga.
Usai diterima Kapolres Setyo Dwiantoro, Koordinator aksi tersebut, Putu Kartika membacakan aspirasi kedatangan ratusan warga Buleleng yang terdiri dari tiga point pernyataan sikap.
"Kami menuntut pembebastugasan Kasat Reskrim Polres Buleleng yang dipegang Pande Putu Sugiarta sampai kasus dugaan penyiksaan itu selesai diproses secara hukum,†kata Putu.
Selain menuntut penegakan supremasi hukum di Jajaran Polres Buleleng, warga juga meminta polisi untuk memindahkan para tahanan yang terlibat aksi pembakaran dari Sel Tahanan Polres ke Lembaga Pemasyarakatan.
â€Pemindahan dilakukan agar hal serupa tidak kembali terjadi,†tegas Kartika.
Usai membacakan aspirasi masyarakat Desa Sidatapa itu, Putu Kartika didampingi Gede Karang Sadnyana langsung menyerahkannya kepada Kapolres Setyo Dwiantoro dihadapan ratusan warga Desa Sidatapa.
Ratusan warga Desa Sidatapa dengan mengendarai beberapa kendaraan roda empat dan sepeda motor serta mendapat pengawalan polisi itu selanjutnya meninggalkan Jalan Pramuka, Singaraja untuk kembali ke Desa Sidatapa. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5696 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2535 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2192 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan