Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Rawan Kecelakaan, Jalur Tigawasa–Kaliasem Dipasang Guard Rail

Rabu, 22 April 2026, 13:59 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Rawan Kecelakaan, Jalur TigawasaKaliasem Dipasang Guard Rail.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan terus dilakukan di Kabupaten Buleleng. Salah satunya melalui pemasangan guard rail atau pembatas jalan di jalur rawan kecelakaan.

Kepala Dinas Perhubungan Buleleng, Gede Gunawan AP mengatakan pemasangan guard rail saat ini tengah dilakukan di tiga titik pada jalur Tigawasa–Kaliasem, Kecamatan Banjar, dengan total panjang mencapai 212 meter.

“Pemasangan sudah berjalan di tiga titik, dan akan selesai dalam waktu dekat. Mudah-mudahan dengan adanya guard rail ini bisa meningkatkan keselamatan, terutama jika terjadi kecelakaan, walaupun tentu kita tidak mengharapkan itu terjadi,” ujar Gunawan, Rabu (22/4).

Pemasangan guard rail ini merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan dengan nilai anggaran mencapai Rp 658 juta lebih. Gunawan menyebut, bantuan ini menjadi satu-satunya program dari pemerintah pusat di Bali yang fokus pada peningkatan keselamatan lalu lintas di jalan kabupaten.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perhubungan, karena sudah membantu daerah dalam meningkatkan keselamatan di jalan,” tambahnya.

Ia menjelaskan, jalur Tigawasa–Kaliasem menjadi prioritas karena dinilai paling rawan kecelakaan. Selain kondisi jalan yang curam, jalur tersebut juga memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi dari sisi lalu lintas.

Lebih lanjut Gunawan menyebut, sejatinya pihaknya mengusulkan pemasangan guard rail sepanjang 600 meter lebih di beberapa titik ke pemerintah pusat. Namun, karena keterbatasan anggaran, realisasi baru dapat dilakukan secara bertahap.

"Sisanya lagi 400 meter, akan kami usulkan kembali di tahun 2027. Itu untuk di wilayah yang memiliki jalur ekstrem seperti Desa Munduk dan Pedawa," tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami