Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 20 Agustus 2026
Refal Hady Trending di Twitter Usai Singgung Inisial R
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sosok Refal Hady mendadak menduduki trending topik di Twitter pada Jumat (30/9/2022) siang. Namanya bahkan sudah dicuitkan ribuan kali di Twitter.
Usut punya usut, trendingnya Refal Hady ini berkaitan dengan postingan terbarunya. Pemain Wedding Agreement ini mengatakan bahwa lelaki yang berinisial R tidak melulu buruk. Termasuk dirinya.
"Inisial R banyak yang baik ko guys," tulis Refal Hady di Twitter.
Bisa ditebak, unggahan ini pun langsung menuai beragam komentar dari para netizen hingga membuat nama Refal masuk trending topic.
"Inisial R yang baik cuman Rafathar dan Rayyanza anaknya Raffi Ahmad dan Gigi," kata salah satu netizen.
"Tapi memang inisial R pada jahat semua yang gue kenal," timpal lainnya.
"Reza Arap, Rizky Billar, Regi Datau yang buat masalah. Yang kena inisial R se-Indonesia," tambah lainnya.
Seperti diketahui, sejumlah netizen memandang buruk laki-laki berinisial R setelah sederet public figure tersandung isu perselingkuhan akhir-akhir ini. Sebut saja Reza Arap, Rizky Billar hingga Regi Datau, suami Ayu Dewi yang disebut-sebut selingkuh dengan Denise Chaerista.
Namun begitu terkait tudingan tersebut, tiga nama yang sedang disorot itu belum memberikan klarifikasinya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4593 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2401 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2059 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1656 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1096 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun