Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Rehab Gedung Molor, Siswa Belajar Di Teras
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Molornya penyelesaian rehab ruang kelas di sejumlah sekolah dasar (SD) menyebabkan proses belajar mengajar dilakukan di luar kelas. Bahkan ada sekolah yang muridnya terpaksa dievakuasi ke sekolah terdekat lantaran seluruh ruang kelas masih dalam pengerjaan yang ditargetkan selesai Kamis (30/7) mendatang.
Dari pantauan di sejumlah SD, Kamis (23/7), muridnya terpaksa belajar di luar ruangan lantaran rehab ruang kelas yang dikerjakan swakelola dengan biaya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) belum rampung kendatipun tahun ajaran baru sudah dimulai.
Bahkan di SD 5 Pendem, seluruh murid terpaksa dievakuasi ke sekolah terdekat dengan konsekuensi murid–murid tersebut masuk siang. “Masih ada empat lokal yang belum selesari direhab, dijanjikan dua minggu lagi selesai. Untuk sementara murid kelas tiga, terpaksa belajar di luar kelas. Kami sengaja pilih kelas tiga karena jumlahnya paling sedikit, yakni 28 orang,” terang Kepala Sekolah SD 6 Pendem Negara, Sayu Warsini Kamis (23/7).
Sejatinya, kata Warsini, rehab empat ruang kelas itu sudah kelar namun lantaran ada ruang di bagian timur yang amblas karena tanahnya labil sehingga dilakukan perbaikan ulang. “Menurut komite sekolah, dua minggu lagi rehab selesai dan murid sudah bisa belajar di ruang kelas yang baru. Selama dalam perbaikan, sebagian murid terpaksa masuk siang,” ungkapnya.
Ni Made Sujarti, salah seorang guru yang mengajar murid di luar ruangan, mengaku kalau selama mengajar di luar ruangan tidak menemui hambatan yang berarti. “Hanya saja karena ketiadaan papan tulis, kita harus lebih telaten saat mengajar berhitung atau bahasa Bali. Kami harus menggunakan buku untuk memandu serta mengarahkan satu persatu,” ujarnya.
Sementara itu, di SD 5 Pendem seluruh siswa terpaksa dipindahkan ke SDN 3 Pendem lantaran seluruh ruang kelas masih dalam proses rehab. “Seluruh murid terpaksa dipindahkan ke SD 3 Pendem karena seluruh ruang kelas masih diperbaiki. Mereka semua masuk siang,“ ujar salah seorang guru setempat.
Dari informasi yang dihimpun, molornya penyelesaian rehab ruang kelas dikarenakan karena rehab dilakukan serempak sehingga kesulitan mendapatkan tukang lantaran ketersediaannya terbatas. (dey)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan