Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Remaja 14 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Campuhan Poh Santen Mendoyo
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seorang remaja berusia 14 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Campuhan Poh Santen, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Selasa (3/6/2026) sore. Korban ditemukan tim SAR gabungan di dasar sungai beberapa saat setelah proses pencarian dilakukan.
Korban diketahui bernama I Made Negara (14), warga Desa Poh Santen, Kecamatan Mendoyo. Sebelum kejadian, korban bersama dua rekannya, Deo Arta Wiguna (14) dan Gusti Ketut Pariada (14), diketahui sedang mandi di sungai sekitar pukul 14.30 Wita.
Saat asyik bermain air, korban diduga tenggelam karena tidak memiliki kemampuan berenang. Kedua rekannya sempat berusaha memberikan pertolongan, namun korban tidak berhasil diselamatkan dan menghilang di dalam sungai.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jembrana, I Dewa Hendri Gunawan, mengatakan laporan kejadian langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan tim SAR gabungan ke lokasi.
"Menerima laporan kejadian tersebut, tim SAR gabungan langsung menuju lokasi dan melakukan pencarian. Pada pukul 16.04 Wita kami melaksanakan penyelaman sorty pertama dengan dua orang penyelam," ujar Hendri.
Proses pencarian berlangsung cepat. Hanya beberapa menit setelah penyelaman pertama dimulai, korban berhasil ditemukan di dasar sungai.
"Korban berhasil ditemukan pada pukul 16.07 Wita di kedalaman sekitar 6 meter dari permukaan air," jelasnya.
Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, korban selanjutnya dibawa menggunakan ambulans Dokkes Polres Jembrana menuju RSU Negara untuk penanganan lebih lanjut.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi saat proses pencarian berlangsung. Tim SAR gabungan bekerja bersama sejumlah unsur terkait untuk mempercepat pencarian hingga korban berhasil ditemukan kurang dari dua jam setelah kejadian dilaporkan.
Tim SAR juga mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak-anak di area perairan guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5667 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4584 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2520 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2187 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2180 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan