Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Rencana Sampah Denpasar Dialihkan ke TPA Landih Bangli Picu Pro Kontra

Jumat, 26 Desember 2025, 12:06 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Rencana Sampah Denpasar Dialihkan ke TPA Landih Bangli Picu Pro Kontra.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Rencana Pemerintah Kota Denpasar mengalihkan pembuangan sampah ke TPA Landih di Kabupaten Bangli sebagai alternatif sementara penutupan TPA Regional Suwung pada 28 Februari 2025 menuai pro dan kontra. 

Penolakan muncul dari masyarakat Bangli dan ramai disuarakan di berbagai platform media sosial. Di internal DPRD Bangli pun, sikap berbeda ikut mengemuka.

Salah satu anggota DPRD Bangli asal Desa Landih, I Nengah Darsana, secara tegas menyatakan penolakannya terhadap rencana tersebut. Ia menilai pembuangan sampah dari Denpasar ke TPA Landih memiliki risiko besar dan berpotensi menimbulkan persoalan baru.

Darsana khawatir kebijakan ini hanya akan memindahkan masalah yang selama ini terjadi di TPA Suwung ke TPA Landih. Apalagi, menurutnya, pengelolaan sampah di Kabupaten Bangli sendiri masih belum maksimal.

Ia menyoroti masih sering terjadinya keluhan masyarakat akibat keterlambatan pengangkutan sampah di Bangli. Kondisi ini dinilai belum ideal jika harus menambah beban sampah dari daerah lain.

Pendapat berbeda disampaikan Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika. Ia justru memberi kesan mendukung rencana Pemkot Denpasar menggunakan TPA Landih untuk menangani persoalan sampah yang dihadapi, dengan catatan bersifat sementara.

"Persoalan sampah berdampak pada Bali secara keseluruhan karena sangat memengaruhi sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian Bali, termasuk Kabupaten Bangli," katanya, Jumat (26/12/2025).

Ia menilai kondisi TPA Landih saat ini masih memungkinkan untuk menampung sampah dari Pemkot Denpasar. Namun demikian, kebijakan tersebut harus didasari aturan yang jelas agar tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami