Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 4 November 2026
Ribuan Pengunjung Tumpah Ruah Padati Pembukaan Petitenget Festival
Sabtu, 15 September 2018,
08:34 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com,Badung. Perhelatan pembukaan Petitenget Festival yang pertama kali digelar Jumat (14/9) di Pantai Petitenget, Kerobokan, Badung telah membius perhatian ribuan pengunjung yang berbaur tumpah ruah dengan masyarakat lokal dan wisatawan mancanegara.
[pilihan-redaksi]
Pengunjung yang berasal dari Kerobokan maupun di luar daerah Kerobokan ikut larut dalam euforia festival. Terlihat para wisatawan larut dalam pelaksanaan tahapan demi tahapan prosesi pembukaan. Dengan mulai menyaksikan, pertunjukan tari penyambutan untuk tamu kehormatan tepat pentas di depan wantilan Pura Petitenget, ikut berpartisipasi dalam pelepasan 200 ekor Tukik ke laut Petitenget sampai pada para pengunjung dengan antusias mengikuti prosesi acara pembukaan dengan suguhan berbagai seni tari, tabuh serta musik modern.
Pengunjung yang berasal dari Kerobokan maupun di luar daerah Kerobokan ikut larut dalam euforia festival. Terlihat para wisatawan larut dalam pelaksanaan tahapan demi tahapan prosesi pembukaan. Dengan mulai menyaksikan, pertunjukan tari penyambutan untuk tamu kehormatan tepat pentas di depan wantilan Pura Petitenget, ikut berpartisipasi dalam pelepasan 200 ekor Tukik ke laut Petitenget sampai pada para pengunjung dengan antusias mengikuti prosesi acara pembukaan dengan suguhan berbagai seni tari, tabuh serta musik modern.

Kemeriahan semakin pecah saat suara lesung yang dipukul oleh tamu kehormatan, Ketua Petitengat Festival beserta Bedesa Desa Adat Kerobokan dengan silih berganti. Ditambah adanya percikan kembang api yang secara silih berganti mewarnai tepat diatas panggung utama. Lanjut, seolah tidak henti mata pengunjung dimanjakan dengan suguhan berbagai pertunjukan. Dengan suguhan tari sendratari kolosal yang menceritakan kedatangan Dang Hyang Nirartha dengan meninggalkan pecanangan berupa Kotak Sirih dijaga oleh Buto Ijo di Petitenget.

Dengan dipentaskan pertunjukan tersebut, kembali terlihat para wisatawan berbaur dengan masyarakat berkerumun tepat berada di depan panggung pertunjukan. Semakin terpaku seolah tak berkedip menyaksikan pertunjukan seni yang kental akan nuansa cerita budaya Bali tersebut.

Di sisi lain, stan yang turut berpartisipasi juga turut meriahkan pelaksanaan Petitenget Festival yang akan berlangsung selama tiga hari tersebut. Terlihat stan kuliner, otomotif hingga fashion tidak surut dikunjungi para pengunjung. Melihat kemeriahan serta sangat antusiasnya para pengujung di hari pertama pembukaan Petitenget Festival seakan mengisyaratkan pelaksanaan dua hari kedepan akan semakin semarak lagi dibanjiri pengunjung yang lebih banyak dari wisatawan domestik maupun mancanegara.

[pilihan-redaksi2]
Dalam pelaksanaan pembukaan tersebut, Ketua Panitia Petitenget Festival A.A Bagus Bayu Joni Saputra dalam sambutannya menyampaikan, Festival Petitenget bertema ‘Experience Centuries in The Making” dengan ikon “Bhuto Ijo” diharapkan akan mampu menghidupkan budaya, kesenian dan pariwisata di daerah Kerobokan khususnya dan Bali pada Umumnya.
Dalam pelaksanaan pembukaan tersebut, Ketua Panitia Petitenget Festival A.A Bagus Bayu Joni Saputra dalam sambutannya menyampaikan, Festival Petitenget bertema ‘Experience Centuries in The Making” dengan ikon “Bhuto Ijo” diharapkan akan mampu menghidupkan budaya, kesenian dan pariwisata di daerah Kerobokan khususnya dan Bali pada Umumnya.
Dalam pelaksanaan pembukaan Petitenget Festival tersebut, diakhiri dengan penandatanganan buku panduan pariwisata terkait dengan sejarah Petitenget. (bbn/aga/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
04
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 457 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026