Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 24 Agustus 2026
Riset: Kripto DOGE Akan Kehilangan Nilainya dalam Tiga Tahun
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Survei yang dilakukan Finder, sebuah lembaga riset untuk konsumen, pada Juli 2022 menyebut, kripto DOGE bisa saja kehilangan nilainya di masa depan.
Dalam riset yang melibatkan 54 pakar industri kripto, termasuk Rektor Universitas, eksekutif bursa kripto, analis riset kripto dan eksekutif dari beragam perusahaan terkait kripto itu mengatakan, 55 persen koresponden menjawab DOGE akan kehilangan nilai. 21 persen meyakini aset kripto meme tersebut akan bangkit kembali sementara 24 persen berkata tidak yakin.
Berkaitan dengan kapan kripto andalan Elon Musk itu akan kehilangan poin, 3 persen mengatakan, akan terjadi dalam waktu satu tahun.
Kemudian, 12 persen lainnya pada tahun depan, sedangkan 9 persen melihat hal itu pada tahun 2024. 30 persen panel berkata kripto meme tersebut akan kehilangan nilai secara total setelah tahun 2025.
“Kita berada jauh dari masa-masa ketika investor melihat DOGE akan meroket pesat,” tulis Finder, yang dikutip Blockchain Media via Bitcoin News.
Saat ini, menurut mereka, tidaks edikit investor yang takut aset mereka kehilangan nilai. Hanya 21 persen koresponden yang meyakini, DOGE dapat menguat kembali.
Meski demikian, sejumlah kalangan masih mengaku optimis dengan DOGEcoin. Salah satunya, Walker Holmes, co-founder dan wakil presiden Metatope yang percaya, nilai DOGE dapat mencapai US$0,4 di akhir tahun.
“DOGE memiliki komunitas yang hebat tetapi kegunaan yang sedikit. DOGE mampu menarik kelompok pencipta konten dan para kreatif muda,” kata Holmes.
Menurut Finder, nilai DOGE dapat meningkat di tahun 2022. Panel spesialis fintech Finder memberi prediksi rata-rata US$0,08 pada akhir tahun 2022, sekitar US$0,19 pada tahun 2025 sebelum meningkat ke US$0,64 pada tahun 2030.
CEO Tesla, Elon Musk masih memegang peran paling penting dalam perkembangan pasar kripto DOGE di nasa depan. CEO Bitwave Patrick White berkata DOGE adalah kripto meme yang seharusnya tidak mencapai titik tinggi.
Masih dari riset yang sama, 71 koresponden meyakini, saat ini adalah waktu yang tepat untuk menjual aset DOGE dan 24 persen berkata investor sebaiknya menyimpan DOGE dan hanya 4 persen yang berkata sekarang waktu untuk membeli.
Tidak hanya DOGE, Finder belum lama ini juga melakukan riset untuk kripto lain, termasuk Bitcoin (BTC), Ether (ETH), Cardano (ADA), Solana (SOL) dan Binance Coin (BNB). Pada Mei lalu, mereka juga memprediksi akhir dari pesaing DOGE, Shiba Inu (SHIB).
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4640 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2448 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2094 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1703 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1136 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun