Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 21 Agustus 2026
Badung Dorong Pertanian Bersinergi dengan Pariwisata
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen memperkuat sektor pertanian dengan membangun sinergi bersama sektor pariwisata. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas sumber pertumbuhan ekonomi Badung yang selama ini masih banyak bertumpu pada pariwisata.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan, sektor pertanian, pangan, perikanan, dan kelautan memiliki kontribusi penting terhadap perekonomian Bali. Berdasarkan data yang disampaikan tim perumus kebijakan, sektor tersebut menyumbang 12,5 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bali.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi peluang bagi Badung untuk mengembangkan sektor pertanian secara lebih serius dan mengintegrasikannya dengan potensi pariwisata yang sudah berkembang.
"Berdasarkan disertasi S3 dari Pak Trisno, mantan Kepala BI Bali, merupakan tim perumus kebijakan kami, PDRB Bali sebesar 12,5% ditunjang oleh sektor pertanian, pangan, perikanan, dan kelautan. Ini menjadi angin segar karena, selama ini PDRB terlalu terfokus disektor pariwisata, akomodasi, makan-minum, pergudangan, dan transportasi. Misi kami adalah membangun sektor pertanian yang bersinergi dengan pariwisata," ujarnya, Kamis (20/8/2026) di Puspem Badung.
Adi Arnawa menilai pengembangan lahan pertanian produktif menjadi salah satu kunci untuk memperkuat sektor pertanian Badung. Selain menjaga produktivitas pangan, kawasan pertanian juga dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis pertanian.
"Dilakukan pengembangan lahan potensial menjadi kawasan pertanian produktif sekaligus destinasi agrowisata," ucapnya.
Pengembangan tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian sekaligus membuka ruang bagi petani untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari perkembangan pariwisata.
Pemkab Badung juga akan menjaga keberlanjutan kawasan pertanian melalui pembinaan terhadap subak, khususnya yang berada di wilayah dengan potensi lahan pertanian.
"Menjaga konsistensi pembinaan di daerah potensi seperti, Sulangai dan beberapa subak di Badung," cetusnya.
Menurut Adi, keberadaan subak memiliki peran penting dalam menjaga produktivitas sekaligus keberlangsungan sektor pertanian di Badung.
Selain memperkuat lahan dan kelembagaan pertanian, Pemkab Badung juga menyiapkan dukungan bagi keluarga petani. Salah satunya melalui pemberian beasiswa pendidikan bagi anak-anak petani.
Program tersebut diharapkan dapat mendorong keberlanjutan profesi petani sekaligus memberikan kepastian terhadap pendidikan generasi penerus.
"Memastikan keberlanjutan petani dengan memberikan bantuan beasiswa pendidikan bagi anak-anak mereka agar petani tetap fokus dan termotivasi," sebutnya.
Pemkab Badung juga mendorong peran Perumda Pasar sebagai offtaker untuk membantu memastikan hasil produksi petani terserap. Skema tersebut diharapkan memberikan kepastian pasar bagi petani sekaligus memperkuat rantai pasok pangan di Badung.
"Memastikan peran offtaker dari Perumda Pasar untuk menjamin penyerapan hasil produksi petani," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4604 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2410 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2065 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1667 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1108 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun