Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 24 Agustus 2026
RSD Mangusada Sediakan Anti Bisa Ular, Siap Tangani Kasus Gigitan di Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada kini memastikan ketersediaan stok Anti Bisa Ular (ABU) untuk menangani kasus gigitan ular di masyarakat. Langkah ini menjadi solusi penting mengingat tidak semua rumah sakit di Bali memiliki persediaan ABU yang memadai.
Direktur Utama RSD Mangusada, I Wayan Darta, mengungkapkan bahwa stok ABU di rumah sakit tersebut masih mencukupi untuk kebutuhan penanganan pasien.
"Mungkin ada puluhan, dan untuk saat ini masih mencukupi. Semoga tidak ada kasus fatal,” ujarnya saat ditemui di RSD Mangusada, Kapal, Badung.
Sepanjang tahun 2024, stok ABU di RSD Mangusada telah berhasil digunakan untuk menangani beberapa kasus gigitan ular tanpa adanya korban jiwa. Bahkan, rumah sakit ini sempat meminjamkan ABU ke kabupaten lain yang mengalami kekurangan stok, dengan sistem pengembalian setelah mereka memperoleh persediaan baru.
Pada tahun 2025, hingga saat ini belum ada laporan kasus gigitan ular yang masuk ke RSD Mangusada. Namun, pihak rumah sakit tetap bersiaga, terutama saat musim hujan yang cenderung meningkatkan risiko interaksi antara manusia dan ular.
“Setiap tahun kami mengusulkan pengadaan ABU karena stoknya sulit didapat. Oleh karena itu, kami selalu menyediakan cadangan,” tambahnya.
Dalam penanganan pasien yang tergigit ular, RSD Mangusada menerapkan langkah medis yang terstruktur. Pasien akan menjalani observasi awal untuk menilai kondisi kesehatan mereka, kemudian diberikan Anti Bisa Ular (ABU) guna menetralisir racun jika diperlukan. Jika kondisi pasien membaik, mereka dapat segera dipulangkan untuk pemulihan lebih lanjut.
Keberadaan ABU di RSD Mangusada menjadi langkah strategis dalam menghadapi kasus darurat gigitan ular, terutama bagi masyarakat di Badung dan sekitarnya. Dengan persediaan yang terjamin, masyarakat kini memiliki akses yang lebih baik terhadap penanganan medis darurat akibat gigitan ular.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4637 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2444 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2091 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1700 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1132 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun