Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Rumah di Dusun Kajar Kuning Terkubur Material Semeru Setinggi Tiga Meter
beritabali.com/cnnindonesia.com/Rumah di Dusun Kajar Kuning Terkubur Material Semeru Setinggi Tiga Meter
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bupati Lumajang, Jawa Timur, Thoriqul Haq menyebut salah satu wilayah yang terdampak erupsi Gunung Semeru adalah Dusun Kajar Kuning, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Berdasarkan pantauannya, kondisi Dusun Kajar Kuning saat ini sudah tertutup material debu awan panas guguran hingga ketinggian tiga meter.
Beberapa rumah warga terkubur, bahkan dua jembatan di Dusun Kajar Kuning yang beberapa waktu diresmikan, juga turut tertimbun material.
"Beberapa kondisi di Kajar Kuning ada APG [awan panas guguran] yang masuk ke pemukiman. Ini Kajar Kuning yang mengarah ke Curahkobokan. Ini pemukiman sudah ada material debu," kata Thoriq dalam keterangannya, Senin (5/12).
Thoriq ingin memastikan seluruh warga yang masih berada di rumahnya sudah terevakuasi seluruhnya. Proses evakuasi bencana kali ini, kata dia, lebih cepat lantaran warga sudah mempersiapkan sejak awal terjadi APG pada Minggu (4/12) 03.00 WIB dini hari.
"Saya memastikan bahwa proses evakuasi berjalan dengan cepat, masyarakat sudah menempati beberapa posko pengungsian," katanya.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur memfasilitasi setidaknya sebanyak 2.219 jiwa di pengungsian akibat erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebrotopada menjelaskan ribuan pengungsi tersebut saat ini ditampung di 12 tempat.
"Sebanyak 266 orang pengungsi kami tampung di lingkungan SDN 4 Supiturang, 79 orang di Masjid Supiturang, 70 orang di Masjid Nurul Jadid Pronojiwo, 217 orang di Balai Desa Oro-oro Ombo, 100 orang di SMPN 2 Pronojiwo, 119 orang di SDN 2 Sumberurip dan 228 jiwa di Balai Desa Sumberurip," kata Gatot, Minggu (4/12) malam, yang dikutip dari Antara, Senin (5/12).
Selain itu sebanyak 131 orang pengungsi ditampung di Balai Desa Penanggal, 52 orang di Pos Gunung Sawu Candipuro, 216 orang di Balai Desa Pasirian, 150 orang di Lapangan Candipuro dan terbanyak 600 orang di Kantor Kecamatan Candipuro.
"Untuk layanan kesehatan kami siapkan tempat perawatan sementara rujukan di Puskesmas Pasirian, Tempeh, Penanggal dan Candipuro," ujar dia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4553 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2359 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2013 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1617 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1061 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun