Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 8 Agustus 2026
Rusia Tuduh Jurnalis Peraih Nobel Dmitry Muratov Sebagai Agen Asing
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kementerian Kehakiman Rusia pada Jumat (1/9) menjuluki Dmitry Muratov, yang merupakan editor surat kabar independen Rusia Novaya Gazeta sebagai 'agen asing' karena sering mengkritik kebijakan Kremlin--terutama terkait Ukraina.
Surat kabar Novaya Gazeta memberitakan pelabelan 'agen asing' itu mengutip pernyataan Kementerian Kehakiman Rusia.
Muratov yang merupakan jurnalis pemenang Nobel Perdamaian 2021 itu dituding telah menciptakan dan menyebarkan karya yang dihasilkan agen-agen asing untuk mengembangkan opini. Opini-opini tersebut disebut bertujuan untuk membentuk sikap negatif terhadap kebijakan dalam dan luar negeri Rusia.
Selain Muratov, mengutip dari Reuters, seorang ahli ekonomi bernama Konstantin Sonin, juga dimasukkan dalam daftar sosok-sosok yang dilabeli 'agen asing'.
Novaya menegaskan Sonin hanya menjawab pertanyaan sebagai narasumber di surat kabar tersebut. Novaya Gazeta juga sudah dibekukan penerbitannya pada 2022 silam karena dinilai mendiskreditkan lewat pemberitaan atas operasi militer di Ukraina.
Di Rusia, orang-orang yang dinyatakan sebagai 'agen asing' akan dikenai berbagai peraturan dan larangan terkait keuangan. Mereka juga tidak akan mendapat hak kerahasiaan pribadi.
Tokoh-tokoh lainnya yang dilabeli 'agen asing' oleh Kementerian Kehakiman Rusia adalah jurnalis Echo of Moscow Oksana Barsheva, komedian Ruslan Bely, dan politikus asal St. Peterseburg Maksim Reznik.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4347 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1467 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 968 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 961 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 897 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun