Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Sahroni Jawab Isu Uang Rp30 M Ditemukan KPK Untuk Keluarga SYL Nyaleg
beritabali.com/cnnindonesia.com/Sahroni Jawab Isu Uang Rp30 M Ditemukan KPK Untuk Keluarga SYL Nyaleg
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni merespons isu uang Rp30 miliar yang ditemukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah dinas mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) digunakan untuk modal pencalegan keluarga.
Sahroni menyebut sebenarnya tak masalah jika Syahrul mengumpulkan uang untuk modal caleg keluarga. Namun, kata Sahroni, yang menjadi permasalahan adalah sumber uang Rp30 miliar itu.
"Pertanyaannya ini duit apa, duit siapa, dari mana. Tapi kalau secara umum orang dapat duit cash di rumah misalnya, dan untuk dipergunakan untuk kegiatan misalnya tadi isu mau caleg, sah sah aja. Enggak apa apa," kata Sahroni dalam acara Political Show CNNIndonesia TV, Senin (9/10) malam.
Sahroni menyebut sumber uang itu tak terhindarkan jika dikaitkan dengan perkara yang saat ini menyeret SYL. Saat ini, SYL diduga mendapat gratifikasi terkait kasus di Kementerian Pertanian.
"Cuman kan lagi berperkara, ini kan jadi ada sangkut pautnya. Kenapa lu simpen duit begitu banyak di rumah. Kenapa pertanyaaanya, kenapa keterkaitan gratifikasi, berapa gratifikasi? Apakah sebanyak itu?" ujarnya.
Sahroni berpandangan klarifikasi atas isu yang beredar itu diperlukan. Menurutnya, semua akan terbuka ketika di persidangan.
Wakil Ketua Komisi III itu menyebut dalam persidangan juga akan terbuka kemungkinan fakta-fakta lain. Termasuk, jika ditemukan dugaan baru seperti suap.
"Kalau pun ada dengan lain perkara, dengan suap misalnya, ini perlu klarifikasi. Tapi kalau ada isu, bahwa dana yang ditemukan untuk caleg, saya rasa sah sah aja. Tapi kan itu nanti buktinya di pengadilan untuk menyampaikan secara terbuka," imbuhnya.
Sebelumnya, tim penyidik KPK menemukan dan mengamankan 12 unit senjata api, dokumen diduga terkait perkara hingga uang sekitar Rp30 miliar dari penggeledahan di rumah dinas Syahrul Yasin Limpo di Jalan Widya Chandra, beberapa waktu lalu.
"Sejauh ini [uang] puluhan miliar yang ditemukan dalam penggeledahan dimaksud. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian daerah tentunya terkait dengan temuan [senjata api] dalam proses geledah dimaksud," ujarnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 453 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan