Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 22 September 2026
Satpol PP Bali Akui Kesulitan Pantau Prostitusi Lewat Michat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kepala Satpol PP Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengaku kesulitan untuk memantau prostitusi via aplikasi MiChat terkait peristiwa penusukan yang menewaskan seorang anggota polisi pengamanan KTT G20 di Denpasar berinisial FNS.
Pihaknya hanya akan lebih mengintensifkan pemantauan tindakan prostitusi.
“Beda dengan prostitusi lewat MiChat, itu kami kesulitan untuk memantaunya. Kalaupun ada kegiatan prostitusi yang ditemukan oleh masyarakat, kami akan lebih intens lagi adakan pemantauan lapangan yang nanti kami minta (Satpol PP) kabupaten dan kota untuk intensifkan,” tutur Dharmadi saat dihubungi pada Senin (21/11/2022).
Sementara itu, beberapa pekerja hotel di kawasan Jalan Pidada menyebut tidak pernah ada hal seperti pertengkaran pelanggan terlebih kekerasan. Widiarta, salah satu staf di salah satu hotel di kawasan Jalan Pidada menyebut demikian.
Menurutnya, kalau terdapat pertengkaran antar pelanggan lebih baik jika pelanggan tersebut dikeluarkan.
“Tidak pernah ada di sini (pertengkaran dan kekerasan). Kalau misalnya ada ya kami keluarkan saja,” ujar Widiarta saat ditemui pada Senin (21/11/2022).
Meski hotel tempatnya bekerja memasang tarif sewa kamar per jamnya yang dimulai dari Rp45.000 per jam, ia menyebut hotelnya tidak menerima pelanggan prostitusi.
“Karena itu (mengantisipasi pertengkaran pelanggan) kami sebenarnya tidak berani menerima yang open (prostitusi) itu,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang anggota Badan Pemeliharaan Keamanan (Barhakam) Polri asal Sulawesi Selatan tewas ditikam di sebuah hotel di Jalan Pidada, Ubung, Denpasar.
Polisi tersebut berinisial FNS yang juga anggota pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.
Diduga, FNS sempat mentransfer sejumlah uang ke rekening KDS sebelum bertemu. Namun setelah bertemu FNS hendak membatalkan kencan tersebut, usut punya usut karena perempuan yang dikenalnya via Michat berbeda penampakan aslinya.
Cekcok pun terjadi dan pelaku mendengar teriakan, Nahasnya FNS lalu ditikam oleh dua orang anak baru gede (ABG) pada dini hari.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8263 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5712 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3566 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2416 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar