Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Satu Pendulang Tewas Akibat Longsor di Area Freeport Tembagapura Papua
beritabali.com/cnnindonesia.com/Satu Pendulang Tewas Akibat Longsor di Area Freeport Tembagapura Papua
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Polres Mimika menemukan satu pendulang berinisial JM meninggal dunia akibat longsor di Area Sagmile 3 Mile 4 PT Freeport Indonesia Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (11/2).
Baca juga:
Dua Kelompok Massa Bentrok, Satu Orang Tewas
Proses pencarian dilakukan setelah Kapolsek Tembagapura mendapat telpon dari rekan kerja korban bahwa di area Mandalika Yard Mile 72 ada dua orang pendulang yang terbawa air akibat longsor dari Mile 74.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan korban JM pun berhasil ditemukan di area Wini (Mile 69).
"Korban ditemukan meninggal dunia, sedangkan untuk korban yang lain sampai saat ini belum ditemukan dan tim masih melakukan pencarian," kata Benny dalam keterangannya, Minggu (12/2).
Disampaikan Benny, saat ini jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Tembagapura untuk nantinya diserahkan kepada pihak keluarga.
"Untuk sementara jenazah disemayamkan di Rumah Sakit Tembagapura, menunggu pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman," ujarnya.
Sementara itu, untuk satu pendulang lainnya berinsial NK sampai saat ini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
"Untuk 1 korban berinisial NK yang merupakan seorang wanita masih dalam pencarian oleh tim gabungan yang berada di Distrik Tembagapura," ucap Benny.
Sebelumnya, longsor dan banjir melanda kawasan operasional PT Freeport Indonesia yang berada di sekitar Mile 74 Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas mengatakan sebanyak 14 karyawan yang sempat tertahan Gedung OB1 dan Gedung Amole Stockpile telah berhasil dievakuasi oleh Tim Underground Mine Rescue (UGMR).
Tony juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir dan longsor tersebut. Kata dia, pihaknya juga telah menyiapkan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan para karyawan.
"Situasi wilayah Tembagapura, khususnya area Pabrik di MP 74 saat ini masih terkontrol dengan baik," ucap Tony.
"(Situasi) belum normal, tetapi terkendali. Saat ini masih proses pembersihan dan pemulihan," sambungnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4515 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2330 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1977 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun