Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Sebelum Lahir Diamputasi, Dilahirkan Dengan Aborsi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Forum Peduli Gumi Bali menilai kelahiran rencana tata ruang wilayah provinsi (RTRWP) Bali penuh dengan adanya kepentingan, sehingga terkesan sebelum lahir perda RTRWP tersebut telah diamputasi. Lebih parahnya lagi ketika perda tersebut diketok palu atau dilahirkan sudah dibuat semakin melemah dan terkesan lahir dengan cara aborsi. Demikian disampaikan Koordinator Forum Peduli Gumi Bali Wayan "gendo" Suardana saat dialog publik di Wantilan DPRD Bali Renon (25/3).
[pilihan-redaksi]
Menurut Gendo, yang lebih parah lagi begitu dilahirkan dengan cara aborsi, belum dilakukan uji coba dengan cara uji publik perda RTRWP Bali sudah dinyatakan rusak dan tidak bisa diterapkan.
"Seharusnya uji publik dulu untuk melihat dimana kesalahannya. Tapi ini ibarat motor belum dicoba sudah dinyatakan rusak. Terus dimana kesalahannya dan kerusakannya" tegas Wayan "gendo" Suardana.
Gendo juga kembali mempertanyakan kepentingan legislatif membentuk pansus pengkajian RTRWP Bali. Padahal pansus tersebut tidak penting, kecuali ada agenda dari dewan untuk melakukan revisi.
Gendo menambahkan revisi RTRWP Bali sebenarnya baru bisa dilakukan revisi jika sudah diiplementasikan minimal 5 tahun dan itu pun jika ditemukan permasalahan dalam implementasinya. Gendo mencurigai adanya upaya menyandera perda RTRWP Bali agar para bupati tetap bisa mengeluarkan ijin-ijin baru.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5507 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2316 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1129 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan