Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Sejumlah Wilayah di Papua Diguncang Gempa pada Selasa Malam
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Setelah mengguncang Jayapura, gempa kembali mengguncang kawasan Papua. Kali ini gempa bermagnitudo 5,0 mengguncang wilayah Papua Barat.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merekam aktivitas gempa bumi terjadi sekira jam 22.46 WIB WIB atau 00.46 WIT, Selasa (3/1/2023).
Gempa bumi tersebut terjadi di daratan dengan koordinat 2,89 lintang selatan dan 134,18 bujur timur atau 16 kilometer barat daya Teluk Wondama, Papua Barat berkedalaman 10 kilometer.
"Dalam beberapa menit pertama setelah gempa, parameter gempa dapat berubah dan boleh jadi belum akurat, kecuali telah dianalisis ulang seismolog," demikian keterangan yang dikutip melalui akun Twitter @infoBMKG di Jakarta.
Sebelumnya, Jayapura sempat diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,2. Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) wilayah V Jayapura melalui Stasiun Geofisika setempat menyebut gempa tersebut dirasakan pukul 21.55 WIT.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,40 derajat Lintang Selatan, 141,02 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 16 km arah utara Raveni Rara, Jayapura, Papua pada kedalaman 10 kilometer. (Antara)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4532 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2343 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1997 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1606 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1048 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun