Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 24 Agustus 2026
Sekumpulan Emak-Emak Tetap Aerobik Tak Peduli Hujan Badai
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Hujan deras memang belakangan mengguyur berbagai wilayah di Indonesia. Namun hujan tak menjadi penghalang bagi sekelompok emak-emak untuk tetap sehat.
Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Twitter @jawafess, terihat hujan deras tengah mengguyur. Saking derasnya bahkan payung penjual pentol sampai rusak.
Namun di balik itu, segerombolan emak-emak berbaju merah masih asyik aerobik. Mereka masih kompak aerobik meski hujan deras.
"Tetap aerobik walaupun digebyur udan," tulis akun tersebut.
"Badai tetap diterjang yaowo ibuk-ibuk ini," tulis pemilik video tersebut
Video yang diunggah pada Rabu (14/12/21) itu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Kok berani sih ibu-ibu ini, padahal sudah dihantam hujan deras lo," tambah warganet.
"Gue enggak paham lagi ngapa masih lanjut ya, padahal abang-abang pentol payungnya udah ambyar," imbuh lainnya.
"The power of emak-emak emang the best sih," tulis warganet di kolom komentar.
"Ini sih antara menjadi segar bugar atau masuk angin nantnya," timpal lainnya.
"Ini video ter-complicated yang pernah tak tonton. Ada ibu-ibu aerobik pas hujan, mas-mas penjual yang payungnya rusak, sama anak-anak yang mandi hujan tapi kenapa bawa tongkat," tambah warganet lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4637 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2444 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2091 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1700 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1132 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun