Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Selandia Baru Ungkap Kondisi Terbaru Pilot Susi Air Yang Disandera OPM
beritabali.com/cnnindonesia.com/Selandia Baru Ungkap Kondisi Terbaru Pilot Susi Air Yang Disandera OPM
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Selandia Baru mengungkap kondisi terbaru pilot Susi Air, Philip Mehrtens, yang disandera Organisasi Papua Merdeka (OPM) sejak 7 Februari lalu. Kedutaan Besar Selandia Baru menyatakan bahwa Mehrtens dalam keadaan sehat, sesuai laporan yang diterima Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru.
"Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru telah menerima laporan bahwa warga Selandia Baru (Mehrtens) dalam keadaan sehat," demikian pernyataan Kedubes Selandia Baru melalui surel balasan yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (16/2).
Dalam keterangannya, Kedubes juga menyatakan kesejahteraan Mehrtens merupakan prioritas utama atas peristiwa ini. Kedubes juga menyebut bahwa Selandia Baru saat ini tengah bekerja sama dengan pihak berwenang Indonesia untuk membebaskan Mehrtens dari tawanan OPM.
"Kami bekerja sama dengan pihak berwenang Indonesia untuk memastikan pembebasan yang aman terhadap warga Selandia Baru tersebut (Mehrtens)," demikian keterangan Kedubes Selandia Baru.
"Kami juga mendukung keluarga warga Selandia Baru (Mehrtens), baik di sini di Aotearoa (Selandia Baru) maupun di Indonesia."
OPM sebelumnya mengaku menyandera pilot pesawat Susi Air Pilatus Porter PC 6/PK-BVY, Kapten Philip Max Mehrtens, setelah melakukan aksi pembakaran pesawat itu pada 7 Februari lalu.
Dalam video dan foto-foto yang dirilis OPM, Mehrtens tampak berada bersama mereka dan diklaim dalam kondisi baik. Dalam salah satu video, Mehrtens menyampaikan pesan singkat bahwa dirinya disandera agar Papua bisa merdeka.
"Kelompok Papua menangkap saya dan mereka berjuang untuk kemerdekaan Papua. Mereka minta agar militer Indonesia pulang dan jika tidak mereka tetap menahan saya dan keselamatan saya akan terancam," kata Mehrtens.
Soal ini, Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen M. Saleh Mustafa mengatakan tuntutan OPM menyandera Mehrtens itu sudah didengar pihaknya.
Ia menyebut aparat gabungan TNI-Polri akan terus mencari keberadaan pilot pesawat milik eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tersebut.
"Bahwa dalam video tersebut tuntutan gerombolan KST sudah kita dengar. Aparat TNI-Polri terus melakukan pencarian secara maksimal," kata Saleh dalam keterangan tertulis, Rabu (15/2).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4478 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2290 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1846 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1579 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1025 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun