Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Siapa Menteri Inisial M yang Diisukan Masuk "Resuffle" Kabinet Jokowi?
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah kabar yang menyebut anggota Kabinet Indonesia Maju berinisial M disebut bakal kena reshuffle.
Menanggapi isu yang berkembang, Doktor Politik Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam menilai Moeldoko jadi sosok yang paling disorot publik.
"Jika melihat tren yang ada, memang kemungkinan besar Moeldoko," kata Umam, Jumat (16/4/2021).
Ia juga menyebut, kecilkemungkinan inisial M yang dimaksud adalah Mahfud MD karena kinerjanya dinilai baik dan mampu merepresentasikan sikap pemerintah.
"Kinerja Pak Mahfud tergolong yang baik. Mahfud mampu merepresentasikan sikap pemerintah dalam memenangkan berbagai perdebatan kebijakan publik, utamanya terkait sektor polhukam. Jadi tidak ada urgensi untuk mengganti Mahfud," ujarnya.
"Jika ada yang berusaha mendorong Mahfud digeser, besar kemungkinan itu berasal dari kekuatan oligarki, utamanya terkait keberaniannya untuk mendesak gugatan perdata kasus BLBI (Rp101 triliun), di saat KPK justru men-SP3-kan tersangka kelas kakap di kasus BLBI," sambung dia, dikutip dari Suara.com.
Sedangkan untuk Muhadjir Effendi, Umam menyebut sosok yang satu ini memang kurang mencolok dan jauh dari kontroversi. Muhadjir juga merepresentasikan Muhammadiyah.
Namun, bisa jadi, Muhadjir digeser menjadi Kemendikbud-Ristek karena Muhammadiyah diketahui mengincar posisi Mendikbud dari nama Abdul Mu'ti yang muncul menggantikan Nadiem Makarim.
Terkait Menteri pendidikan, Ia beropini, Nadiem Makarim memang layak diganti karena kerap membuat kontroversi.
"Adapun Nadiem, memang layak diganti. Nadiem bukanlah sosok yang paham pendidikan, sehingga muncul sejumlah kontroversi di internal Kemendikbud, mulai penunjukan dirjen mantan kepala sekolah SMA dan kepala dinas Jateng yang disinyalir titipan politikus dari Jawa Tengah," ujarnya.
"Internal Kemendikbud hingga kontroversi bantuan hibah dana Dikti yang diduga melibatkan lembaga yayasan milik pengusaha-pengusaha besar, bukannya memberdayakan yang lemah tapi justru memanjakan yang sudah kuat," lanjut Umam.
"Namun terlepas dari itu, memang inisial M lebih dekat dengan nama Moeldoko. Mungkin saja Presiden Jokowi akan berikan penugasan lain,"ungkap dia.
Beberapa saat lalu, bocoran inisial M sendiri datang dari salah satu anggota koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin, yaitu PKB. Elite PKB, Luqman Hakim, menyebut memberikan informasi inisial anggota kabinet yang akan di-reshuffle Presiden Joko Widodo.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1020 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli