Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Sikap Politik SBY Bisa Tentukan Nasib RUU Pilkada
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sikap politik Ketua Umum Patai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengisyaratkan akan menentukan nasib RUU Pilkada yang saat ini menjadi polemik luas di masyarakat. Dalam tayangan wawancara di situs jejaring sosial Youtube atas nama "Suara Demokrat", SBY merespons secara lugas soal perkembangan terkini termasuk polemik RUU Pilkada. Dalam wawancara tersebut SBY mengisyaratkan mendukung Pilkada langsung.
"Bagaimana kalau mempertahankan langsung tapi ekses kita cegah dan hilangkan dalam UU baru," kata SBY. Menurut SBY, pihaknya memikirkan agar Pilkada tetap dilakukan secara langsung namun dampak negatif harus dibenahi.
Di bagian lain dalam wawancara tersebut, SBY juga memunculkan usulan tentang adanya model varian pilkada di tingkat provinsi. Menurut dia, pemilihan gubernur bisa melalui DPRD sedangkan pemilihan Bupati/Walikota dilakukan secara langssung. "Sistem apapun ada plus dan minus," sebut SBY.
Sementara Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan mengatakan Partai Demokrat dalam posisi menjaga keseimbangan dengan posisi di tengah. Keputusan fraksinya akan ditentukan Majelis Tinggi pimpinan SBY. "Sikap akhir nanti diputuskan Majelis Tinggi. Artinya, tak sekadar dipilih langsung atau tidak langsung, tapi ada penajaman kuat terhadap pilihan yang diambil," urai Ramadhan.
Menurut Ramadhan, bila pun pada akhirnya Partai Demokrat memilih pilkada secara langsung, perlu perbaikan kualitas serta meminimalisir praktik jual beli suara rakyat, menekan kecurangan dan manipulasi serta mengurangi tekanan mahar partai politik. "Jika tidak diperbaiki, tingkat coblos rakyat hanya 40 persen ke bawah," tambah Ramadhan.
Menurut anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PPP Ahmad Yani, wawancara dalam situs Youtube belum dapat dilihat sebagai sikap SBY. Menurut dia, publik harus ditunggu perkembangan terkini karena politik cukup dinamis. "Kita belum lihat sikap SBY," cetus Yani.
Menurut dia, terkait polemik pilkada langsung atau melalui DPRD, di dalam konstitusi, imbuh Yani, terdapat dua model baik langsung maupun tidak langsung. "Mungkin jalan komprominya seperti menyerahkan kewenangan kepada daerah, apakah pilkada langsung atau tidak biar daerah yang tentukan," sebut Yani.
Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari berharap SBY bisa mendukung pilkada secara langsung sehingga Partai Demokrat berubah sikap. "Lanjut saja, poinnya lanjut saja. Dia perintahkan Partai Demokrat untuk voting Pemilihan langsung, selesai.
Demokrat kan banyak jumlahnya," kata Eva Kusuma.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 975 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 792 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 611 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 567 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik