Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Siswa SMPN 1 Selat Karangasem Histeris Diduga Kesurupan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sejumlah siswa di SMP Negeri 1 Selat, Kabupaten Karangasem mendadak menangis dan histeris diduga mengalami kesurupan di area lapangan sekolah, Senin (27/4/2026) pagi.
Suasana berubah mencekam ketika beberapa siswa mengalami hal serupa di waktu yang hampir bersamaan. Para guru dibantu siswa lainnya terlihat memapah siswa yang histeris ke tempat yang lebih aman.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian ini bukan kali pertama, melainkan sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir pasca insiden penggantian tiang bendera yang sempat mengenai pohon jepun tua di lingkungan sekolah tersebut.
Perbekel Desa Muncan, I Wayan Tunas, saat dikonfirmasi mengaku belum sempat berkomunikasi dengan pihak sekolah. Namun, ia membenarkan adanya kejadian siswa kesurupan tersebut.
"Iya informasinya kejadian awal sejak Jumat lalu, berlanjut pagi ini kembali ada kesurupan, tapi saya belum sempat koordinasi dengan pihak sekolah," ujarnya saat dihubungi.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah terkait peristiwa tersebut. Kepala Sekolah SMPN 1 Selat, I Nengah Siki Arta, yang dihubungi melalui WhatsApp belum memberikan tanggapan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4515 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2330 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1977 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun