Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Situasi Keamanan Kondusif, Pasukan Ditarik
Dencarik
BERITABALI.COM, BULELENG.
Ketegangan di Desa Dencarik Kecamatan Banjar akibat aksi betrokan antar pemuda berangsur-angsur kondusif sehingga kekuatan pengamanan pasukan dari Polres Buleleng ditarik dari lokasi bentrokan.
Kekuatan pengamanan Pasukan Kepolisian yang diterjunkan untuk mengamankan kondisi di Desa Dencarik Kecamatan Banjar, Kamis (9/7) pagi telah ditarik kembali ke Mapolres Buleleng, menyusul kondisi di desa yang menimbulkan bentrok antar pemuda tersebut telah kondusif.
“Semua kekuatan pasukan Polres Buleleng telah ditarik dari lokasi pengamanan dan untuk sementara dalam memantau kondisi di Desa Dencarik diserahkan kepada Polsektif Banjar,” ungkap Kapolres Buleleng AKBP Istiyono.
Dalam pengamanan di Desa Dencarik pasca bentrokan antar pemuda, Polres Buleleng menerjunkan kekuatannya secara penuh, termasuk mendorong Pasukan Dalmas yang bersiaga di Mapolsektif Seririt.
”Pasukan dalmas juga kita tarik dan kembali ditempatkan di Seririt untuk berjaga-jaga dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Istiyono.
Sementara, dari pemantauan di Desa Dencarik, kegiatan masyarakat pasca aksi bentrokan warga berjalan dengan normal, hanya saja, rumah yang menjadi sasaran lemparan batu telah diperbaiki. (sas)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 817 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 746 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 565 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 387 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 330 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun