Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Sopir Bus Buana Raya Diciduk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ketut Srm (40), warga Banjar Tinungan, Apuan, Baturiti, Tabanan rupanya tidak puas hanya berprofesi sebagai sopir bus saja. Pasalnya Srm yang mengemudikan bus Buana Raya DK 7356 GA ternyata 'melebarkan' usahanya dengan menjadi kurir kayu illegal. Namun 'pelebaran' usahanya ini membawa Srm berurusan dengan pihak kepolisian Polres Jembrana.
Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Wayan Sinaryasa seijin Kapolres Jembrana, Senin (29/12) mengatakan diciduknya Srm diawali dengan kecurigaan anggota patwal Polres Jembrana yang sedang berpatroli di Jalan Gajah Mada tepatnya di Lingkungan Keladian, Dauh Waru, Negara. Anggota patwal tersebut melihat bus Buana Raya berjalan pelan seolah-olah mengangkut sarat penumpang padahal secara kasat mata terlihat kalau bus tersebut sedang kosong penumpang.
"Anggota kemudian menghentikan bus tersebut. Setelah diperiksa ternyata di bawah jok bus terdapat 82 batang kayu berbentuk bulat yang masing-masing panjangnya 60 cm," terang Sinaryasa.
Dari pengakuan tersangka, kayu-kayu tersebut milik tersangka Srtn (37), warga Penginuman, Gilimanuk yang rencananya akan dibawa ke luar wilayah Jembrana. "Kini tersangka dan barang bukti diamankan di Polres Jembrana. Keduanya dijerat pasal 50 ayat 3 huruf h yo pasal 78 ayat 7 UU No 41 tahun 1999 tentang kehutanan," ujar Sinaryasa.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3045 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2078 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2044 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1822 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun