Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 4 November 2026
Subak di Desa Kaba-Kaba, Kediri Kekeringan
Jumat, 2 Agustus 2019,
08:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Petani di Subak Segeh, Desa Kaba-Kaba Kecamatan Kediri mengalami kekeringan. Tanaman padi di subak dengan luas sekitar 100 hektar berumur satu minggu layu dan mati.
[pilihan-redaksi]
Hal itu diungkapkan petani setempat, I Wayan Kanok alias Pak Bintang, Kamis (1/8). Karena kekeringan tersebut, Ia mengalai kerugian produksi mulai dari ongkos traktor dan ongkos tanam.
Hal itu diungkapkan petani setempat, I Wayan Kanok alias Pak Bintang, Kamis (1/8). Karena kekeringan tersebut, Ia mengalai kerugian produksi mulai dari ongkos traktor dan ongkos tanam.
“Ongkos traktor yang harus saya bayar Rp 900 ribu. Sedangkan ongkos tanam Rp 700 ribu. Jadi saya sudah rugi Rp 1,6 Juta,” katanya.
Tidak saja padi miliknya yang layu dan mati karena kekeringan, padi warga Subak Segeh lainya yang berjumlah sekitar 28 petani juga terancam mati dan gagal panen.
Ia pun berharap perhatian dari pemerintah daerah dengan kondisi yang dialami petani di Subak Segeh karena kekeringan.
“Harapan kami pemerintah membantu petani mesin penyedot air agar bisa dipakai menyedot air dari sungai. Kebetulan jarak sungai Yeh Penet sekitar 30 meter,” jelasnya.
Mesin penyedot air yang diharapkan berkapasitas besar agar mampu mengaliri seluruh subak segeh yang mengalami kekeringan. Tidak hanya subak segeh yang mengalami kekeringan, subak lainy, seperti subak jijih, tegal lantang dan kampuak juga terancam kekeringan. (bbn/tab/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 588 Kali
04
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 464 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026